Connect with us

Ekonomi

UMKM Mitra Binaan SIG, Ekspor 2.160 Botol Sambal

Diterbitkan

pada

Foto: Istimewa

 
FAKTUALid – UMKM mitra binaan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) telah mengekspor 2.160 botol sambal ke berbagai negara. Produk buatan ‘Dede Satoe’ ini dipasok ke  New York, Virginia, Los Angeles Amerika dan Vancouver Kanada.
 
General Manager of CSR SIG, Edy Saraya mengapresiasi usaha Dede Satoe yang telah kontinyu melakukan eskpor produk sambal. “SIG terus berusaha mendorong kinerja UMKM mitra binaan untuk naik level bahkan bisa go global,” ujarnya, Sabtu (26/6/2021).
 
Menurutnya,  keberhasilan ekspor itu membuktikan bahwa produk UMKM mampu bersaing dan memiliki kualitas yang sangat baik. Angka ekspor sebanyak itu dilakuman ‘Dede Satoe’  selama periode Januari hingga pertengahan Juni 2021.
 
SIG akan terus melakukan pemberian pendampingan dan pembinaan intensif mulai dari proses produksi, pengemasan, hingga pemasaran.  “Ini merupakan komitmen Perseroan dalam mengembangkan UMKM guna untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya.
 
Dementara, pengelola Dede Satoe yang beralamat di Jalan Tenggilis Timur VI/DD-1, Surabaya, Siti Fatimah mengaku mulai  memproduksi sambal sejak tahun 2011. Usaha bermula dari kegemaran ibunya, Susilaningsih memasak.
 
Awalnya, dia hanya mencoba memproduksi sambal dari cabai segar dan mengemasnya dalam botol plastik, lalu dititipkan di toko-toko dekat rumah. Tak disangka, konsumen suka dengan rasanya, hingga akhirnya tergerak untuk memasarkan lebih luas.
 
Diakui, usahanya memproduk sambal terus berkembang, kini Dede Satoe telah memiliki 8 pekerja tetap dan 20 pekerja lepas yang merupakan warga sekitar. Sekali memproduksi sambal, membutuhkan 150 kg cabai untuk menghasilkan 700 botol.
 
Saat ini pihaknya menyediakan 18 varian sambal, diantaranya sambal Surabaya, sambal ikan roa, sambal ikan teri, sambal ikan peda, sambal ikan jambal roti, sambal sereh, sambal ikan klotok, sambal rujak manis, sambal pecel serta sambal korek.
 
Agar produknya diterima di pasar, Dede Satoe membekali  dengan izin dari pihak terkait dan telah mendapatkan sertifikat HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point). Sertifikat HACCP merupakan bukti jaminan kualitas yang diterbitkan lembaga sertifikasi independen dan merupakan jaminan keamanan pangan.
 
Sehingga produknya berhasil diekspor ke beberapa negara. Selain ekspor, produk Dede Satoe sudah beredar di berbagai daerah seperti Surabaya, Jakarta, Bandung, Pontianak, Balikpapan, Manado, Banjarmasin, Makassar, Jayapura, Sorong hingga Timika.
 
Produk sambal Dede Satoe juga sudah dipasarkan di supermaket modern dan toko oleh-oleh maupun toko souvenir di beberapa bandara di Indonesia.***
 
Lanjutkan Membaca
Klik Untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement