Connect with us

Lifestyle

7 Cara Merawat Sukulen agar Tetap Tumbuh Subur dan Indah

Diterbitkan

pada

cara merawat sukulen

foto ilustrasi: istimewa

FAKTUAL-INDONESIA: Banyak cara yang bisa kamu coba untuk menghias rumah, salah satunya dengan meletakkan tanaman hias seperti sukulen. Bentuknya yang unik sangat cocok untuk dijadikan hiasan baik di dalam rumah ataupun diluar rumah.

Cara merawat sukulen bisa dikatakan gampang-gampang susah karena perlu ada trik khusus untuk menumbuhkan tanaman ini di rumah. Jurnal Current Biology, menjelaskan sukulen memiliki sel besar untuk penyimpanan air. Sehingga kamu tidak perlu sering menyiram tanaman ini.

Berikut cara merawat sukulen yang sudah faktualid.com lansir dari orami.co.id.

1. Mendapat Pencahayaan yang Cukup

Cara merawat sukulen yang pertama adalah mendapat pencahayaan yang cukup. Tanaman sukulen sangat menyukai cahaya dan membutuhkan sekitar 6 jam sinar matahari per hari, tergantung pada jenisnya.

Pastikan kamu tidak meletakkannya di bawah sinar matahari langsung, karena hal ini dapat membakar sukulen apalagi yang baru saja ditanam. Kamu bisa meletakkan sukulen di dekat jendela yang tertutup tirai, sehingga sukulen yang baru bisa beradaptasi dengan sinar matahari.

Advertisement

Baca juga: 5 Cara Merawat Tanaman Keladi agar Tumbuh Subur

2. Pindahkan Sekulen Secara Rutin

Cara merawat sukulen yang kedua adalah pindahkan sukulen secara rutin. Memindahkan secara rutin merupakan salah satu cara untuk merawat sukulen yang bisa kamu terapkan di rumah. Karena sukulen yang diletakkan hanya di satu tempat, bisa membuat mereka tidak cukup mendapatkan cahaya matahari.

Bisa jadi hanya satu bagian saja yang terkena sinar matahari, sukulen yang tidak dipindahkan posisinya. Kamu juga bisa memutarnya secara bertahap saat tanaman ini sedang di jemur di dekat sinar matahari.

3. Pilih Pot Drainase

Cara merawat sukulen yang ketiga adalah pilih pot drainase. Tanaman sukulen tidak suka berada di tanah yang tergenang air, jadi drainase sangat penting untuk mencegah pembusukan.

Pot yang digunakan harus memiliki lubang drainase untuk memungkinkan kelebihan air keluar. Kamu yang baru ingin merawat tanaman ini bisa memilih jenis pot terakota.

Baca juga: 6 Cara Merawat Kaktus, Pemula Bisa Coba Juga

4. Singkirkan Hama

Cara merawat sukulen yang keempat adalah singkirkan hama. Hama biasanya menyerang sukulen yang di tanam dalam tanah yang terlalu basah atau tidak memiliki drainase. Jika terdapat hama pada sukulen, kamu dapat menyemprotnya dengan alkohol isoprofil 70 persen.

Advertisement

Selain itu, kutu putih yang ada pada sukulen juga bisa disebabkan terlalu banyak pemberian air atau pupuk. Pindahkan tanaman yang terinfeksi hama dan semprot dengan alkohol.

5. Pilih Jenis Sukulen yang Tepat

Cara merawat sukulen yang kelima adalah pilih jenis sukulen yang tepat. Tidak semua jenis sukulen cocok untuk diletakkan di dalam ruangan.

Kamu bisa memiliki sukulen yang lebih suka tempat teduh dibandingkan dengan yang suka sinar matahari. Karena hal ini dapat mempermudah kamu untuk merawatnya dalam ruangan.

Secara umum, sukulen yang memiliki warna-warna cerah seperti emrah, ungu dan oranye tidak dapat tumbuh dengan baik di dalam ruangan. Karena jenis ini membutuhkan sinar matahari langsung dan lebih banyak cahaya dibandingkan yang umumnya tersedia di dalam ruangan.

6. Pilih Ukuran yang Kecil dan Ringan

Cara merawat sukulen yang keenam adalah pilih ukuran yang kecil dan ringan. Ketika sukulen berada di dalam ruangan, sering kali sulit bagi mereka untuk mendapatkan cukup sinar matahari. Di luar ruangan mereka biasanya membutuhkan sekitar 6 jam sinar matahari tidak langsung setiap hari.

Advertisement

Saat merawat sukulen di dalam ruangan, kamu dapat meletakkannya dekat jendela agar mendapat cahaya yang cukup sepanjang hari. Jika hal ini sulit, kamu bisa meletakkan di bagian paling terang di rumah atau kantor.

7. jangan Terlalu Sering Memberikan Air

Cara merawat sukulen yang terakhir adalah jangan terlalu sering memberikan air. Salah satu cara untuk merawat tanaman sukulen agar tetap hidup adalah penyiraman. Tanaman ini memerlukan banyak air, tetapi tidak boleh terlalu sering.

Tanaman sukulen ingin akarnya direndam dengan air tetapi kemudian cepat kering. Kemudian siram kembali setelah tanah mengering selama beberapa hari. Jangan menyirami sukulen dalam ruangan setiap hari. Karena hal ini dapat membuat mereka cepat membusuk dan mati.***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Klik Untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement