Connect with us

Ekonomi

KAI Expo 2026 Tawarkan Promo Menarik, Ni Made: Mendorong Perjalanan Wisatawan dan Memaksimalkan Perputaran Ekonomi Masyarakat

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Ni Made Ayu Marthini dalam  keterangaannya di Jakarta, Jumat (4/9/2026), mendukung penyelenggaraan KAI Expo 2026 yang menawarkan perjalanan kereta api ke berbagai destinasi di Pulau Jawa dengan beragam promosi menarik. (Foto: Kedmenpar)

Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Ni Made Ayu Marthini dalam keterangaannya di Jakarta, Jumat (4/9/2026), mendukung penyelenggaraan KAI Expo 2026 yang menawarkan perjalanan kereta api ke berbagai destinasi di Pulau Jawa dengan beragam promosi menarik. (Foto: Kedmenpar)

FAKTUAL INDONESIA: Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Ni Made Ayu Marthini mengharapkan penyelenggaraan KAI Expo 2026 dapat mendorong perjalanan wisatawan #DiIndonesiaAja dan memaksimalkan perputaran ekonomi masyarakat dari aktivitas wisata.

Menurut Ni Made Ayu, Kemenpar terus berupaya meningkatkan minat masyarakat untuk berwisata di dalam negeri sehingga manfaat aktivitas pariwisata dapat tersebar semakin luas kepada masyarakat, komunitas, dan pelaku usaha di berbagai destinasi.

Perjalanan wisatawan nusantara memiliki efek berganda terhadap perekonomian daerah karena menciptakan permintaan terhadap berbagai produk dan layanan, mulai dari akomodasi, kuliner, transportasi lokal, atraksi wisata, hingga produk UMKM dan ekonomi kreatif.

Oleh karena itu, peningkatan konektivitas tidak hanya memperpendek jarak antara wisatawan dan destinasi, tetapi juga membuka peluang agar manfaat ekonomi dari setiap perjalanan menjangkau semakin banyak masyarakat di daerah.

“Setiap perjalanan yang dilakukan diharapkan menghadirkan pengalaman yang berkesan bagi wisatawan sekaligus memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Made Ayu dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (4/9/2026), seperti dilansir laman Kemenpar.

Untuk itu Made Ayu  menegaskan, Kemenpar mendukung penyelenggaraan KAI Expo 2026 yang menawarkan perjalanan kereta api ke berbagai destinasi di Pulau Jawa dengan beragam promosi menarik.

Advertisement

KAI Expo 2026 berlangsung pada 4–6 September 2026 di Mal Kota Kasablanka, Jakarta. Ajang tersebut menawarkan beragam promosi perjalanan, mulai dari diskon tiket kereta api dan Whoosh hingga program cashback.

Program yang ditawarkan antara lain diskon 30 persen untuk keberangkatan 41–45 hari sejak tanggal pembelian, diskon 10 persen untuk keberangkatan 6–40 hari sejak tanggal pembelian, serta diskon 5 persen untuk keberangkatan 0–5 hari sejak tanggal pembelian.

Made Ayu  mengatakan jaringan kereta api memiliki peran penting dalam memperkuat konektivitas antarkota dan antardaerah sekaligus memudahkan mobilitas wisatawan nusantara menuju berbagai destinasi.

“Akses merupakan salah satu elemen penting dalam pengembangan pariwisata. Layanan KAI, khususnya di Pulau Jawa, menjadi sarana yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata. Perjalanan dengan kereta api juga menawarkan pengalaman berbeda karena wisatawan dapat menikmati beragam pemandangan selama perjalanan menuju destinasi,” ujarnya.

Made Ayu mengatakan perjalanan wisatawan nusantara terus menunjukkan pertumbuhan dan menjadi bagian penting dalam penguatan pariwisata Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), sepanjang Januari–Juli 2026 tercatat 737,85 juta perjalanan wisatawan nusantara, meningkat 3,34 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.

Advertisement

Pulau Jawa masih menjadi tujuan utama perjalanan wisatawan nusantara. Pada Juli 2026, sebanyak 63,78 persen dari total perjalanan wisatawan nusantara tercatat menuju berbagai daerah di Pulau Jawa.

“Kemenpar menargetkan sekitar 1,18 miliar perjalanan wisatawan nusantara sepanjang 2026, dengan sekitar 64,8 persen perjalanan diproyeksikan berlangsung di Pulau Jawa,” tuturnya.

Konektivitas kereta api menjadi salah satu faktor yang mendukung kemudahan wisatawan menjangkau berbagai daerah. KAI melayani 246 perjalanan melalui 380 stasiun aktif yang menghubungkan wilayah perkotaan hingga perdesaan di Pulau Jawa. Jaringan tersebut membuka semakin banyak pilihan bagi masyarakat untuk menjelajahi destinasi wisata menggunakan transportasi publik.

Di Jawa Timur, layanan kereta api antara lain menghubungkan Surabaya dengan Malang dan Blitar yang menawarkan wisata perkotaan, kuliner, sejarah, dan budaya. Jaringan kereta juga menjangkau Mojokerto yang menjadi salah satu pintu menuju kawasan peninggalan Majapahit di Trowulan, serta Probolinggo yang menjadi salah satu akses menuju kawasan Bromo.

Di Jawa Barat, layanan kereta api menghubungkan berbagai wilayah seperti Karawang, Cirebon, Bandung, Garut, hingga Tasikmalaya yang memiliki beragam daya tarik, mulai dari wisata alam, budaya, sejarah, kuliner, hingga wisata buatan.

Advertisement

Pengalaman perjalanan menggunakan kereta api juga semakin beragam. PT KAI melalui KAI Wisata menghadirkan sejumlah layanan, antara lain Kereta Istimewa, Kereta Panoramic, dan Kereta Priority yang memberikan alternatif pengalaman perjalanan bagi wisatawan. ***

Lanjutkan Membaca
Advertisement