Connect with us

Internasional

Jelang Kongres Partai IX, Kim Jong Un Pamer Roket Raksasa Berteknologi AI

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Jelang Kongres Partai IX, Kim Jong Un Pamer Roket Raksasa Berteknologi AI

Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, menerima sebanyak 50 unit peluncur roket raksasa yang merupakan hadiah dari para pekerja industri amunisi Korea Utara untuk menyambut kongres Partai Komunis Korut bulan ini.

FAKTUAL INDONESIA: Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, tampaknya benar-benar ingin mencuri perhatian dunia menjelang perhelatan politik terbesar di negaranya.

Dalam sebuah seremoni yang penuh unjuk kekuatan, Kim mengumumkan akan menetapkan target militer dan konstruksi baru pada Kongres Partai ke-IX yang digelar bulan ini.

Bukan sekadar pidato, Kim hadir dengan “oleh-oleh” mengerikan: 600mm-calibre multiple rocket launchers. Sebanyak 50 unit peluncur roket raksasa ini merupakan hadiah dari para pekerja industri amunisi Korea Utara untuk menyambut kongres tersebut.

Baca Juga : Ini Korea Utara, Kim Kim Jong Un Ambil Langkah-langkah Perkuat Putrinya Sebagai Penerus Kepemimpinan

Bukan Sekadar Roket Biasa

Kim Jong Un mengklaim bahwa senjata ini bukan sekadar artileri tradisional. Ia menyebut peluncur roket tersebut memiliki kemampuan yang setara dengan rudal balistik presisi tinggi.

Advertisement

Berikut adalah kecanggihan yang diklaim oleh Pyongyang:
* Teknologi AI: Dilengkapi sistem pemandu komposit dan kecerdasan buatan untuk akurasi maksimal.
* Misi Strategis: Kim menyebut senjata ini siap untuk “serangan khusus”. Analis menilai istilah “misi strategis” adalah kode keras untuk kemampuan membawa hulu ledak nuklir.
* Kekuatan Penghancur: Mampu melumpuhkan ancaman luar dengan presisi yang mematikan.

“Kongres ke-IX Partai kita akan mendeklarasikan fase berikutnya dari inisiatif pertahanan mandiri,” tegas Kim, sebagaimana dikutip dari kantor berita negara KCNA.

Baca Juga : Kim Jong Un Awasi Uji Coba Rudal Jarak Jauh Korut dan Kapal Selam Bertenaga Nuklir

Membangun Sambil Memperkuat Militer

Di hari yang sama dengan pamer kekuatan militer tersebut, Kim juga meresmikan proyek konstruksi besar di Distrik Hwasong, Pyongyang. Ini menunjukkan strategi ganda Korea Utara: tetap membangun ekonomi domestik (khususnya perumahan) sambil terus memacu perlombaan senjata.

Kongres Partai ke-IX adalah pertemuan politik tertinggi di Korea Utara. Di sinilah arah kebijakan negara untuk beberapa tahun ke depan ditentukan, termasuk:

Advertisement

Baca Juga : Presiden Korsel Mengadu Nuklir Korut Meningkat, Trump Malah Menjawab Ingin Bertemu Diktator Kim Jong Un Lagi

– Evaluasi Kinerja: Meninjau apa yang sudah dicapai (dan gagal).
– Target Militer Baru: Mempercepat pembaruan kemampuan militer untuk menghadapi “kekuatan luar”.
– Perombakan Kepemimpinan: Potensi adanya wajah-wajah baru di lingkaran elit kekuasaan.

Menurut Hong Min, analis dari Korea Institute for National Unification, kongres bersejarah ini diprediksi akan dimulai paling cepat Kamis atau Jumat minggu ini. Dunia kini tengah menanti, kejutan apalagi yang akan diumumkan oleh sang “Pemimpin Tertinggi” dari balik tirai Pyongyang. ***

Lanjutkan Membaca
Advertisement