Internasional
Pemerintah dan PBB Rencanakan Bantuan Bagi Korban Banjir Pakistan Senilai Rp2,38 Triliun

Pemerintah dan PBB Rencanakan Bantuan Bagi Korban Banjir Pakistan Senilai Rp2,38 Triliun (Foto: Xinhua)
FAKTUAL-INDONESIA: Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) meningkatkan respons atas hujan lebat dan bencana banjir di seluruh Pakistan yang dilaporkan telah menewaskan lebih dari 1.000 warga.
Melalui Juru Bicara Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, Stephane Dujarric, PBB dan pemerintah Pakistan merencanakan bantuan darurat (flash appeal) sebesar 160 juta dolar AS (Rp2,38 triliun) secepatnya untuk memenuhi kebutuhan kelompok paling rentan.
Bantuan tersebut akan diluncurkan pada hari ini, Selasa (30/8) secara bersamaan dari Jenewa dan Islamabad, kata Dujarric dalam konferensi pers harian, yang dikutip dari Xinhua, Selasa (30/8/2022).
Baca juga: Lebih dari 900 Orang Tewas Dalam Banjir Bandang di Pakistan, Butuh Bantuan Internasional
Ia mengatakan PBB telah memobilisasi sekitar 7 juta dolar AS (Rp104,18 miliar), termasuk mengarahkan kembali program dan sumber daya yang telah ada guna memenuhi kebutuhan yang paling mendesak.
Pemberian bantuan yang sedang berlangsung meliputi bantuan makanan dan nutrisi, pasokan dan layanan medis, air bersih, dukungan kesehatan ibu, vaksinasi ternak, dan penampungan.
Selain itu, Dana Tanggap Darurat Pusat PBB telah mengalokasikan 3 juta dolar AS (Rp44,69 miliar) untuk menyediakan layanan kesehatan, nutrisi, makanan, air, sanitasi, dan kebersihan bagi mereka yang paling membutuhkannya, lanjut Dujarric.***














