Olahraga
Ke Jakarta Lagi, Gibran Matangkan Persiapan ASEAN Para Games

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka. (Foto: istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Ketua Indonesia ASEAN Para Games Organizing Committee (INASPOC) Gibran Rakabuming Raka yang juga Wali Kota Solo, gerak cepat untuk mempersiapkan event ASEAN Para Games (APG) XI. Gibran akan kembali menemui sejumlah kementerian besok untuk membahas event olahraga bagi atlet penyandang disabilitas itu.
“Besok saya berangkat ke Jakarta lagi, kita bahas lagi dengan kementerian terkait. Ya seperti kementerian perhubungan, kementerian kesehatan, BUMN,” jelas Gibran kepada wartawan seusai rapat koordinasi persiapan APG di Balai Kota Solo, Senin (27/6/2022).
Menurut Gibran, saat ini persiapan sudah dilakukan semuanya. Hanya 1 venue yang harus dipindah yakni untuk cabang olahraga (cabor) para tennis meja yang semula akan dilaksanakan di De Tjolomadoe dipindah ke Tirtonadi Sport Hall.
“De Tjolomadoe kita pindah ya khusus De Tjolomadoe pindah ke Tirtonadi Sport Hall. Iya nanti di sana ada dua cabor soalnya di De Tjolomadoe ada konser Tulus ternyata. Kita pindah, tenang saja, wes beres-beres,” jelasnya lagi.
Disinggung fasilitas yang masih kurang, Gibran mengatakan salah satunya jaringan internet. Tapi menurut Gibran, hal tersebut cepat teratasi.
“Sama antisipasi lonjakan Covid-19. Tapi sudah diantisipasi kok, kemarin kan dokternya sudah ke sini,” katanya.
Putra sulung Presiden Joko Widodo itu juga mengatakan untuk broadcast sudah dibantu oleh Hary Tanoesoedibjo.
Sementara itu, Sekjen National Paralympic Commiittee (NPC) Indonesia, Rima Ferdianto pada kesempatan yang sama mengatakan untuk venue pertandingan para tennis meja dipindahkan ke Tirtonadi Sport Hall. Di sana akan disediakan 7 meja untuk di indoor.
“Untuk pemanasan kami buatkan di outdoor,” kata Rima.
Sedangkan untuk perbaikan venue lainnya, Rima mengatakan Kementerian PUPR menjanjikan tanggal 15 Juli atau kurang dari tanggal itu sudah selesai semua. Kecuali untuk venue cabor para swimming atau renang di Jatidiri, Semarang.
“Jadi ini dikebut, kami optimis. Seperti di Manahan itu sudah kayak baru lagi jadi kami optimis venue selesai,” ujarnya.
Sedangkan untuk venue kolam renang di Jatidiri, Semarang ditargetkan selesai tanggal 20 Juli. Perbaikan venue renang di Semarang berupa aksesibilitas dan jalan menuju venue yang berlubang.
“Tiap hari sudah dikerjakan target 20 Juli selesai kareja start nya agak paling akhir,” pungkasnya. ***
Lanjutkan Membaca














