Connect with us

Politik

BEM SI Unjuk Rasa Tolak Jokowi 3 Periode dan Stabilkan Harga Pangan, PDIP Demo Masak tanpa Menggoreng

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Para mahasiswa yang tergabung dalam BEM SI melakukan unjuk rasa di Jakarta, Senin (28/3/2022) menolak penundaan Pemilu 2024

Para mahasiswa yang tergabung dalam BEM SI melakukan unjuk rasa di Jakarta, Senin (28/3/2022) menolak penundaan Pemilu 2024

FAKTUAL-INDONESIA: Lain mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) lain pula ibu-ibu Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Kalau BEM SI melakukan unjuk rasa memperjuangkan aspirasi rakyat tentang kondisi bangsa dan negara saat ini yang semakin berat, ibu-ibu PDIP justru demo memasak tanpa minyak goreng.

Unjuk rasa BEM SI berlangsung di Patung Kuda, Jakarta sedangkan demo masak ibu-ibu PDIP diadakan di Sekolah Partai PDIP Lenteng Agung, Jakarta.

Aksi massa BEM SI yang memadati kawasan Patung Kuda menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya menolak penundaan pemilu 2024.

Takut jadi Pintu Masuk Tunda Pemilu, PDIP Tarik Rencana Amandemen UUD untuk PPHN

Advertisement

Sebelumnya, massa mahasiswa akan melakukan aksi di depan Istana Negara, namun polisi membentuk barikade di sekitar Patung kuda sehingga massa gagal menyampaikan aspirasinya di depan Istana.

Pada sore hari, terlihat massa aksi mulai mencoba untuk merangsek menuju depan Istana. Polisi pun terlihat bersiaga. Belum diketahui apakah aksi tersebut akan membubarkan diri karena tenggat waktu aksi demo adalah pukul 18.00.

Massa yang bergabung tersebut terdiri dari Universitas Negeri dan swasta yang ada di Jabodetabek. Dalam tuntutan nya mahasiswa menolak jabatan Presiden sampai 3 periode, Menolak Penundaan Pemilu serta Menolak IKN.

Pihak BEM SI juga telah melakukan negoisasi dengan fasilitator dan mendesak pihak perwakilan istana ( KSP ) untuk menemui mereka di patung kuda . Pihak BEM tidak mau masuk ke istana, agar dapat berdialog di lapangan dengan perwakilan istana dan dapat disaksikan, didengarkan oleh masyarakat serta media yang meliput.

Dalam aksinya, BEM SI menyampaikan sejumlah sikap dan tuntutannya dalam demo tersebut yaitu:

Advertisement
  1. Menuntut pemerintah untuk bersikap tegas menolak dan memberikan pernyataan sikap terhadap penundaan pemilu 2024 atau masa jabatan 3 periode karena sangat jelas mengkhianati konstitusi negara.
  2. Menuntut pemerintah untuk menunda dan mengkaji ulang UU IKN termasuk dengan pasal-pasal yang bermasalah dan dampak yang ditimbulkan dari aspek lingkungan, hukum, sosial, ekologi, politik, ekonomi, dan kebencanaan.
  3. Mendesak dan menuntut Jokowi untuk menstabilkan harga dan menjaga ketersediaan bahan pokok di masyarakat dan menyelesaikan permasalahan ketahanan pangan lainnya.
  4. Mendesak dan menuntut Jokowi untuk mengusut tuntas para mafia minyak goreng dan mengevaluasi kinerja menteri terkait.
  5. Menuntut Jokowi untuk menyelesaikan konflik agraria yang terjadi di Indonesia.
  6. Menuntut dan mendesak pemerintah untuk berkomitmen penuh dalam menuntaskan janji-janji kampanye di sisa masa jabatannya.

Patahkan Big Data Luhut, LaNyalla – Percakapan Pemilu Kalah Besar dari Kelangkaan Minyak Goreng

Megawati Sedih

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri saat memberikan keynote speech dalam agenda Demo Memasak Tanpa Minyak Goreng pada Senin (28/3/2022).

Megawati Soekarnoputri merasa pertanyaannya soal minyak goreng yang menjadi perdebatan telah disalahartikan dan cenderung dipolitisasi. Ia bahkan mengaku sedih lantaran prokontrakan dengan ibu-ibu.

Pernyataan tersebut disampaikannya saat memberikan keynote speech dalam acara Demo Memasak Tanpa Minyak Goreng.

“Saya sedihnya saya kok diprokontrakan sama ibu-ibu,” kata Megawati pada Senin (28/3/2022).

Advertisement

Megawati mengaku, bukan orang yang tak mengerti cara masak-memasak. Ia mengklaim banyak orang yang mengakui keenakan masakannya.

“Kayak saya tidak berpengetahuan sama sekali soal masak memasak. Ayo tanding, kalau saya enggak menang. Banyak yang sudah ngerasain masakan saya, selalu enak. Enggak ada yang bilang enggak enak, kenapa? Karena saya memang bisa masak loh,” tuturnya seperti dilansir suara.com.

Megawati kemudian membeberkan terkait olahan masakan yang tak perlu digoreng. Ia mencontohkan misalnya telur yang tidak hanya bisa digoreng tapi juga direbus hingga dikukus.

Untuk itu, ia meminta agar pernyataannya tak dipotong-potong. Karena bila dipotong-potong, maksud sebenarnya justru tak tersampaikan.

Puan Maharani Tarik Gas! Singgung Orang Lingkaran Jokowi, Ditawari Wapres dan Duet dengan Prabowo maupun Anies

Advertisement

“Jangan dong rakyat diombang-ambing dengan sebuah permainan politik yang menimbulkan pro dan kontra. Ajari mereka yang baik, kalian yang ada mendengarkan saya, ajari mereka yang baik, kalian yang mendengarkan saya harus berbicara seperti itu,” katanya. ***

Lanjutkan Membaca
Advertisement