Connect with us

Selebritis

Sarwendah Ajak Ruben Onsu Bertemu 11 Juli untuk Selesaikan Konflik Pengasuhan Anak

Diterbitkan

pada

Sarwendah undang Ruben Onsu untuk bicarakan masalah anak.(Foto : istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA : Melalui kuasa hukumnya, Sarwendah secara resmi mengundang Ruben Onsu untuk menghadiri pertemuan pada 11 Juli 2026 guna mencari solusi atas berbagai persoalan terkait pengasuhan dan hak anak.

Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, mengatakan pertemuan tersebut diharapkan dapat menjadi ruang dialog langsung antara kedua mantan pasangan itu, bukan sekadar komunikasi melalui kuasa hukum masing-masing.

“Pertemuan sudah kami undang. Masalah mereka hadir atau tidak, kami persilakan. Namun kami berharap keduanya dapat hadir karena pertemuan ini sangat penting untuk mencari jalan keluar bersama,” kata Chris Sam Siwu di Gedung Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Jakarta Pusat, Kamis (25/6/2026).

Menurut Chris, pertemuan tersebut bertujuan untuk mengakhiri polemik yang belakangan berkembang di ruang publik, terutama yang berkaitan dengan akses bertemu anak, pengasuhan, hingga kewajiban nafkah.

Ia menegaskan bahwa pihak Sarwendah menginginkan penyelesaian secara kekeluargaan demi kepentingan terbaik bagi kedua anak mereka, Thalia dan Thania.

Advertisement

“Yang kami undang bukan hanya kuasa hukum dengan kuasa hukum, tetapi juga klien dengan klien. Kami berharap ada titik temu sehingga tidak perlu lagi terjadi perselisihan yang berkepanjangan,” ujarnya.

Chris menilai situasi yang terus bergulir berpotensi memberikan dampak psikologis kepada anak-anak. Karena itu, kedua orang tua diharapkan dapat mengesampingkan perbedaan dan fokus pada kesejahteraan buah hati mereka.

“Bagaimanapun juga, korban utama dari situasi ini adalah anak-anak. Kami ingin memastikan mereka tidak terus-menerus terdampak oleh konflik orang tuanya,” kata Chris.

Langkah Sarwendah mengundang Ruben untuk berdialog muncul di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap sengketa pengasuhan anak pascaperceraian pasangan tersebut. Sebelumnya, kedua belah pihak saling menyampaikan pandangan terkait akses bertemu anak dan pelaksanaan kewajiban nafkah.

Pihak Sarwendah juga telah menyampaikan sejumlah dokumen dan bukti kepada KPAI sebagai bagian dari upaya mencari perlindungan dan kepastian hukum bagi anak-anak.

Advertisement

Jika pertemuan pada 11 Juli mendatang dapat terlaksana dan menghasilkan kesepakatan, maka ketegangan yang selama ini muncul di antara kedua pihak diharapkan dapat mereda. Kesepakatan tersebut juga dinilai penting untuk menciptakan lingkungan yang lebih kondusif bagi tumbuh kembang Thalia dan Thania.

Hingga saat ini, pihak Sarwendah masih menunggu konfirmasi dari Ruben Onsu terkait kesediaannya menghadiri pertemuan tersebut.

Mereka berharap komunikasi yang lebih terbuka dapat menjadi langkah awal untuk mengakhiri perselisihan dan membangun pola pengasuhan bersama yang lebih baik di masa depan.***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement