Connect with us

Olahraga

Tampil Perkuat Tokyo Verdy di Piala Kaisar 2023, Pratama Arhan Dapat Pujian

Avatar

Diterbitkan

pada

Pratama Arhan akhirnya mendapat pujian dari netizen. (ist)

FAKTUAL-INDONESIA : Setelah sekian lama duduk di bangku cadangan, Pratama Arhan yang dikontrak Klub Liga 2 Jepang, Tokyo Verdy akhirnya dimainkan dalam laga Piala Kaisar 2023.

Arhan yang dikontrak Tokyo Verdy sejak Maret 2022 itu memang baru tampil sekali dan itu pun tidak penuh. Tapi pada hari ini, Rabu (7/6/2023), Arhan tampil sebagai starter Tokyo Verdy melawan Thespakusatsu Gunma di Ajinomoto FIeld Nishigaoka.

Arhan sempat membuat assist lemparan ke dalam. Aksi throw in bintang Timnas Indonesia itu bikin takjub netizen Jepang.

Thespakusatsu Gunma unggul lebih dulu pada menit ke-36. Tokyo Verdy menyamakan kedudukan jelang turun minum via gol Goki Yamada.

Tokyo Verdy berbalik unggul di babak kedua lewat gol bunuh diri Thespakusatsu Gunma. Pratama Arhan berperan penting dalam gol ini.

Advertisement

Arhan melepaskan lemparan jarak jauh ke arah kotak penalti lawan. Bola throw in darinya salah diantisipasi pemain Thespakusatsu Gunma dan justru berbuah gol Tokyo Verdy.

Thespakusatsu Gunma gagal mengejar ketertinggalan di sisa waktu yang ada. Skor 2-1 untuk Tokyo Verdy bertahan hingga laga tuntas.

Arhan banjir pujian dari para penggemar Tokyo Verdy selepas pertandingan. Banyak yang terkesima dengan aksi lemparan ke dalam pemain 21 tahun tersebut.

“Arhan pandai dalam crossing dan lemparan ke dalam! Kecepatan lemparannya hebat dan menarik untuk ditonton! Benar-benar keren!” cuit salah satu akun fans Tokyo Verdy dalam bahasa Jepang di Twitter.

“Arhan, kamu memiliki senjata rahasia!!” komentar salah satu netizen Jepang lainnya.

Advertisement

“Sudah lama sejak saya melihat sesuatu dalam kemenangan kandang. Arhan, man of the match, kamu sudah melakukan yang terbaik,” tulis seorang penggemar Tokyo Verdy.

Pratama Arhan memang sudah terbiasa melakukan lemparan ke dalam berbuah gol. Assist-assist dari throw in eks PSIS Semarang itu beberapa kali menjadi senjata mematikan bagi Timnas Indonesia.***

Lanjutkan Membaca
Advertisement