Connect with us

Olahraga

China Masters 2025: Alwi Farhan dan Anthony Ginting Harus Bertekuk Lutut Tersisih di Babak I

Diterbitkan

pada

China Masters 2025: Alwi Farhan dan Anthony Ginting Harus Bertekuk Lutut Tersisih di Babak I

Alwi Farhan harus terhenti. (Foto: PBSI)

FAKTUAL – INDONESIA: Dua tunggal putra harapan Skuad Merah Putih, Alwi Farhan dan Anthony Sinisuka Ginting, harus terhenti langkahnya di babak pertama BWF 750 China Masters 2025, setelah dipaksa bertekuk lutut kepada lawan masing-masing, Rabu (17/9/2025), di China.

Alwi harus mengakui keunggulan harapan tuan rumah yang menempati unggulan keempat Li Shi Feng (China) dengan straight game 16-21, 9-21.

Baca Juga : China Masters 2025: Wakil Indonesia Bertumbangan di Babak I, Langkah Kian Berat Gapai Juara

“Pastinya kurang puas dengan performa hari ini,” ucap Alwi usai pertandingan. ” Li Shi Feng dengan pengalamannya, beberapa kali ketika saya mau bermain cepat dia bisa meredam dengan sangat baik. Ini pelajaran dan pengalaman pertama saya bertemu dengan permainan seperti ini,” tambahnya.

Ditambahkan Alwi, planning dan gambaran sebelum bertanding pasti sudah ada dan itu cukup berjalan di game pertama. “Tapi di akhir ada momen harusnya dia mati tapi bisa mengembalikan,” ungkap Alwi. ” Itu membuat pikiran saya terganggu dan tidak bisa melawan,” imbuhnya.

China Masters 2025: Alwi Farhan dan Anthony Ginting Harus Bertekuk Lutut Tersisih di Babak I

Anthony Sinisuka Ginting. (Foto: PBSI)

Sementara itu Anthony Ginting kali ini dipaksa menyerah kepada pebulutangkis muda Negeri Jiran Leong Jun Hao (Malaysia) melalui rabber game 19-21, 21-5 dan 10-21.

Ini kali kedua Anthony beruntun  harus tersingkir di babak pertama. Pekan sebelumnya di Hong Kong Open dia juga tersingkir di babak pertama.

Advertisement

“Game pertama sempat tertinggal jauh tapi setelah interval dapat arahan dari koh Indra untuk mencoba mengubah strategi dan berhasil banyak dapat poin,” aku Anthony. “Tapi sayang setelah mengejar, momentumnya hilang di dua poin terakhir. Kondisi lapangan memang cukup terasa menang dan kalah anginnya. Lawan juga pasti merasakan,” tambahnya.

Baca Juga : China Masters 2025: PBSI Tarik Keikutsertaan Gregoria Mariska Tunjung

Menurut Anthony, dirinya banyak melakukan kesalahan di game ketiga. “Di game ketiga sayang saya banyak melakukan kesalahan sendiri di awal,” ucap Anthony. “Padahal niatnya ngadu seperti game pertama, selain itu saya juga kurang bisa mengembangkan cara mainnya,” tambahnya.

Ditambahkan Anthony, dirinya tak terpikirkan pasca comeback belum bisa merasakan kemenangan. “Tidak ada terpikirkan setelah comeback saya belum merasakan kemenangan,” kata Anthony. “Tapi memang sampai turnamen kelima ini feeling dan cara main belum kembali 100 persen seperti dulu. Ini yang masih jadi pekerjaan rumah,” jelasnya. ****

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement