Nusantara
IKA UNS Sediakan Layanan Ambulans Gratis Untuk Pasien Covid-19

Mobil ambulans gratis untuk pasien Covid-19 disediakan IKA UNS. (Foto : Istimewa)
FAKTUALid – Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, menyediakan mobil ambulans gratis untuk pasien Covid-19. Tidak hanya mengantar pasien ke rumah sakit tetapi juga mengantar pasien Covid-19 yang meninggal ke pemakaman.
“Pelayanan pengantaran dan penjemputan pasien Covid-19 ini tidak dipungut biaya karena sudah ditanggung oleh IKA UNS,,” jelas Person in Charge (PIC) Relawan IKA UNS, Handoko, Rabu (11/8/2021).
Handoko mengatakan layanan ini diberikan untuk masyarakat umum tanpa dipungut biaya. Tetapi ada sejumlah prosedur yang harus dipenuhi terlebih dahulu sebelum penjemputan pasien.
Diantaranya, pihak keluarga memastikan sudah mendapat rujukan dari dokter atau pusat kesehatan masyarakat, selain itu pihak keluarga memastikan telah mendapat kamar rawat yang kosong di rumah sakit rujukan.
“Tujuannya agar pasien tidak terlunta-lunta karena belum mendapat kamar rawat,” katanya.
Masyarakat umum bisa menghubungi Call Center Relawan IKA UNS Peduli Covid-19 whatsapp ke nomor 081377770144. Selanjutnya Call center akan memberikan informasi lebih lanjut mengenai ketersediaan armada pada waktu tersebut.Apabila tersedia, ambulans akan menuju ke rumah pasien.
“Kalau urgent misal sudah kritis, kita langsung jemput, saat keluarga menghubungi nanti kami langsung minta lokasinya dimana dan ke sana. Misal sudah darurat banget tidak usah pakai rujukan. Kita carikan RS yang dituju, ada dua rumah sakit yaitu Rumah Sakit Dr. Moewardi dan Rumah Sakit Bung Karno,” jelasnya lagi.
Untuk keadaan darurat karena kondisi pasien sudah kritis, masyarakat dapat langsung menghubungi dirinya ke nomor 082266474160 dan 085642244880.
“Kami siap 24 jam, kami siap menjemput dan mengantar pasien. Biasanya kami selalu stand by di timur Bonoloyo, Pucangsawit, dan belakang Rumah Sakit Brayat,” katanya.
Sedangkan untuk prosedur pengantaran jenazah pasien Covid-19 dari RS ke pemakaman, diantaranya pihak keluarga harus memastikan rumah sakit dapat menerima ambulans dari luar. Kemudian menghubungi relawan IKA UNS Peduli Covid-19 melalui call center.
“Kalau pelayanan jenazah dari RS dibawa pulang harus koordinasi dengan RS, jenazahnya bisa diambil dengan ambulans luar atau tidak. Ini penting, jangan sampai kita mengambil jenazah tapi ternyata tidak boleh. Ada pihak keluarga yang ikut bersama relawan saat mengantar jenazah,” pungkasnya. (Uti Farinzi) ***
Lanjutkan Membaca














