Nusantara
Terobos Jalan Tol Sumo, Pejalan Kaki Tewas Tertabrak Mobil

Jazad korban sebelum dievakuasi. (Foto: Istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Seorang pejalan kaki tewas tertabrak mobil saat sedang melintas di jalan tol Mojokerto arah Surabaya, pada Kamis (5/5/2022) malam.
Kasus ini ramai menjadi perbincangan publik, mengapa ada pejalan kaki yang bisa nyelonong masuk jalan yang super ketat.
Kecelakaan yang merenggut nyawa manusia itu melibatkan mobil pribadi bernopol L 1252 BM, yang dikemudikan GL (74) warga Kertajaya Surabaya.
Menurut Kanit PJR Tol Jatim 3, AKP Imam, korban yang sedang melintas di Gerbang Tol (GT) Waru Gunung tepatnya di KM 743 arah Surabaya, terkjut ketika tiba-tiba muncul pejalan kaki di depan kendaraannya.
“Karena jaraknya sudah terlalu dekat, si pejalan kaki akhirnya tertabrak dan dilaporkan meninggal di tempat,” ujarnya seperti dikutip dari Suara Surabaya.
GL memutuskan untuk melanjutkan perjalanan dengan mencari kantor polisi terdekat untuk menyerahkan diri untuk dilakukan proses lebih lanjut.
Sementara itu, setelah dilakukan visum oleh tim forensik RSUD Sidoarjo, diketahui pejalan kaki yang menjadi korban meninggal dalam kecelakaan itu merupakan seseorang yang pernah dilaporkan hilang keluarganya.
Operation Manager Ruas Jalan Tol Surabaya Mojokerto (Sumo) PT Jasa Marga, Nancy Ardelina mengklaim sudah menyiapkan CCTV di setiap kilometer, untuk memonitoring kondisi di dalam ruas jalan tol.
Tapi tidak dapat dipungkiri masih ada lokasi blank spot (lokasi yang tidak terjangkau CCTV). “Sudah kita pasang online CCTV yang tersambung ke setiap senkom (khususnya senkom Mojokerto), dan bisa kita akses 24 jam,” ujarnya.
Berdasarkan hasil evaluasi yang sudah dilakukan oleh pihak Jasa Marga Sumo, diduga si pejalan kaki memasuki ruas jalan tol dari kawasan Mastrip Surabaya.
Untuk mengantisipasi hal serupa agar tidak ke mbali terjadi, pihak Jasa Marga Sumo akan lebih mengintenskan patroli pada malam hari.***













