Selebritis
Asila Maisa Ungkap Awal Mula Dituding Jadi Selingkuhan Rizky Billar

Asila Maisa bantah punya hubungan dekat dengan Rizky Billar. (Foto : istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA : Penyanyi Asila Maisa yang merupakan putri dari presenter Ramzi akhirnya buka suara mengenai tudingan yang menyebut dirinya sebagai orang ketiga dalam rumah tangga Rizky Billar dan Lesti Kejora.
Dia menegaskan isu tersebut muncul akibat kedekatannya dengan keluarga pasangan selebritas tersebut.
Dalam sebuah wawancara yang tayang di kanal YouTube Raditya Dika, baru-baru ini, Asila menjelaskan bahwa dirinya bersama kedua orang tuanya memang memiliki hubungan yang sangat dekat dengan Lesti dan Rizky Billar. Mereka bahkan kerap menghabiskan waktu bersama dalam berbagai kesempatan.
Menurut Asila, kedekatan itulah yang kemudian disalahartikan oleh sebagian warganet. Banyak yang berasumsi bahwa dirinya memiliki hubungan spesial dengan Rizky Billar, padahal hubungan mereka sebatas pertemanan keluarga.
“Asumsi itu muncul karena kami sering bersama. Padahal kami memang berteman dekat sebagai keluarga,” ungkap Asila.
Ia mengaku tudingan tersebut terus bermunculan di media sosial hingga kini. Berbagai komentar bernada negatif masih diterimanya dari sejumlah pengguna internet yang menuduhnya menjadi selingkuhan sang aktor.
Asila mengatakan dirinya sudah berulang kali memberikan penjelasan bahwa tuduhan tersebut tidak benar. Namun, berbagai klarifikasi yang disampaikan belum sepenuhnya menghentikan spekulasi yang beredar.
Ia mengaku lelah dan tudingan tersebut sempat membuat kondisi emosionalnya terganggu. Bahkan dirinya sempat menangis karena terus menjadi sasaran komentar negatif di media sosial.
Sebelumnya, Rizky Billar juga telah membantah isu yang menyeret nama Asila Maisa. Suami Lesti Kejora itu menegaskan tidak ada hubungan terlarang di antara mereka dan menyebut tudingan tersebut sebagai fitnah.
Kasus ini menjadi perhatian publik karena telah berlangsung cukup lama dan memicu berbagai spekulasi di media sosial.
Asila berharap masyarakat tidak lagi mudah mempercayai informasi yang belum tentu benar serta menghentikan penyebaran tuduhan yang dapat merugikan pihak lain.***














