Connect with us

Nasional

Korban Tewas Banjir dan Longsor di Sumatera Utara Capai 62 Jiwa

Diterbitkan

pada

Korban Tewas Banjir dan Longsor di Sumatera Utara Capai 62 Jiwa

Jumlah korban tewas akibat banjir dan longsor di Sumatera Utara capai 62 jiwa pada 28 November 2025. (Foto : istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA : Hingga kini, total korban meninggal dunia mencapai 62 orang, dengan angka terbanyak berasal dari Kota Sibolga, yaitu 33 orang. Demikian rilis terbaru dari Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) terkait perkembangan terbaru jumlah korban jiwa akibat banjir bandang yang melanda sejumlah wilayah di Sumut.

Tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polda Sumut, Basarnas, dan BPBD masih melakukan pencarian di sejumlah lokasi.

Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan mengatakan, lokasi bencana yang terdampak banjir bandang dan longsor mencapai 367 titik di wilayah hukum Polda Sumut.

Baca Juga : Banjir di Medan Nyaris 3 Meter, Ribuan Rumah Terendam

“Dari 367 lokasi bencana tersebut, data sementara terdapat 62 orang korban meninggal dunia, dan yang paling terbanyak terdapat di musibah banjir bandang yang ada di Kota Sibolga mencapai 33 orang,” kata Kombes Ferry.

“Untuk korban ada 222 orang, di antaranya 62 orang meninggal dunia, luka-luka ada 82 orang dan yang masih dalam pencarian ada 65 orang, dan terbanyak ada di Sibolga ada 33 orang,” sambungnya.

Advertisement

Daerah lain yang mencatat korban meninggal dunia, antara lain Tapanuli Tengah empat orang, Tapanuli Selatan 18 orang, Humbahas dua orang, Pakpak Bharat dua orang, Padangsidimpuan satu orang, Nias Selatan satu orang, dan Binjai satu orang.

Hingga Jumat (28/11/2025), tim gabungan masih berupaya melakukan pencarian terhadap 65 warga yang belum ditemukan. Selain itu, petugas juga bekerja membersihkan material longsor yang menutup sejumlah akses jalan utama, sehingga menghambat mobilisasi bantuan.

Baca Juga : Hampir Seluruh Wilayah Aceh Dikepung Banjir dan Tanah Longsor, Gubernur Mualem Tetapkan Darurat Bencana

Upaya pemulihan lain juga dilakukan. Polda Sumut mengerahkan kendaraan communication mobile (comob) guna menyediakan jaringan wifi gratis bagi para korban banjir di Tapanuli Tengah.

Layanan ini diberikan untuk memudahkan para penyintas berkomunikasi dengan keluarga mereka, mengingat banyak jaringan telekomunikasi yang terdampak bencana.

Banjir bandang dan longsor yang melanda berbagai daerah di Sumut ini menjadi salah satu bencana paling mematikan dalam beberapa tahun terakhir, dengan skala kerusakan yang luas dan proses pencarian yang masih terus berlangsung.***

Advertisement

Lanjutkan Membaca
Advertisement