Connect with us

Nasional

Banjir di Medan Nyaris 3 Meter, Ribuan Rumah Terendam

Diterbitkan

pada

Banjir di Medan rata-rata mencapai 3 meter dan ribuan rumah warga terendam. (Foto : istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA : Hingga pukul 21:00, banjir yang melanda Kota Medan dan Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), sejak Kamis (27/11/2025) pagi belum menunjukkan tanda-tanda surut. Sungai Deli dan Belawan terus meluap, menyebabkan debit air di permukiman warga terus naik dan mencapai hampir tiga meter di sejumlah lokasi.

Banjir yang merendam jalan hingga setinggi satu meter juga membuat ratusan kendaraan mogok, terutama di area yang nekat diterobos pengendara. Sementara Tim SAR gabungan masih melakukan evakuasi karena banyak warga yang terjebak di rumah mereka.

Menggunakan perahu karet, petugas dari BPBD, Basarnas Kota Medan, TNI, dan Polri mengevakuasi warga di kawasan Jalan Brigjen Katamso, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Maimun, salah satu lokasi paling terdampak. Permukiman di wilayah ini berada dekat aliran Sungai Deli sehingga cepat terendam.

Di Sei Mati, diperkirakan sekitar 300 kepala keluarga sudah mengungsi. Debit air di kawasan tersebut terus bertambah seiring meluapnya Sungai Deli. Anak-anak, lansia, dan orang tua menjadi prioritas evakuasi ke tempat pengungsian sementara.

Selain Medan Maimun, penyelamatan juga dilakukan di beberapa wilayah lain di Kota Medan. Wilayah Kabupaten Deli Serdang, terutama Desa Helvetia, Kecamatan Sunggal, mengalami kondisi serupa.

Advertisement

Rumah-rumah terendam dengan ketinggian air bervariasi antara 50 sentimeter hingga dua meter, membuat warga mengungsi ke masjid terdekat.

Di Jalan Kapten Sumarsono, Kecamatan Sunggal, banjir sedalam satu meter juga membuat ratusan sepeda motor mogok dan harus dituntun pemiliknya.

Warga Medan dan Deli Serdang berharap hujan segera berhenti agar air cepat surut dan mereka bisa kembali ke rumah masing-masing.

Hingga kini, BPBD Kota Medan dan Deli Serdang belum merilis data resmi jumlah warga terdampak, tetapi diperkirakan ribuan rumah sudah terendam dan ratusan kepala keluarga mengungsi akibat banjir besar ini.***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement