Connect with us

Nasional

Musim Hujan Saat Pandemi Covid-19, IDI Sarankan Perbanyak Konsumsi Sayuran dan Buah

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengingatkan agar masyarakat meningkatkan daya tahan tubuh dan bergaya hidup sehat pada musim hujan saat pandemi Covid-19

Masyarakat diimbau meningkatkan daya tahan tubuh dan bergaya hidup sehat pada musim hujan saat pandemi Covid-19

FAKTUAL-INDONESIA: Musim hujan telah datang ketika masih dalam situasi pandemi Covid-19 yang belum surut total di Indonesia.

Menghadapi kondisi musim hujan saat pandemi Covid-19 ini, masyarakat harus tetap menjaga daya tahan tubuh dan bergaya hidup sehat.

Demikian peringatakan yang disampaikan Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Dr Adib Khumaidi, SpOT dalam masukan menghadapi musim hujan di saat pandemi Covid-19.

“Kesehatan, daya tahan tubuh yang penting. Yang jelas kita harus bergaya hidup sehat,” kata dia di Jakarta belum lama ini dalam pernyataan yang dipantau dari antaranews.com.

Adib menyebutkan, upaya menjaga daya tahan tubuh ini antara lain makan di tempat yang bersih, menjaga makanan tetap higienis, tubuh cukup istirahat serta menjaga kebersihan tangan dengan rutin mencuci tangan.

Advertisement

Khusus untuk asupan makanan, dia menyarankan orang-orang memperbanyak konsumsi sayuran dan buah serta mencukupi kebutuhan makanan bergizi. Menurut Adib, suplemen dapat menjadi pilihan orang-orang, bila diperlukan.

Selain itu, orang-orang sebaiknya menghindari berlama-lama terkena hujan dan melindungi tubuh semisal dengan jas hujan dan jaket. Ini terutama bagi mereka yang banyak beraktivitas di luar ruangan seperti pengemudi ojek dan lainnya.

Adib juga mengingatkan orang-orang menjaga kebersihan lingkungan sekitar misalnya memastikan tak ada genangan air di selokan-selokan dan genangan air di lokasi lainnya.

“Penumpukan sampah dan air tergenang harus kita hindari. Got-got yang ada di lingkungan kita harus bersih. Kalau ada air yang tergenang atau tersumbat di saluran itu akan menjadi tempat nyamuk atau penyebaran penyakit,” kata dia.

Dia menambahkan, musim penghujan memudahkan munculnya penyakit seperti demam berdarah, tipes, penyakit gastrointestinal yang meliputi mulut, faring (tenggorokan), kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, rektum, dan anus seperti diare dan ISPA.

Advertisement

Sementara itu, pakar pencegahan penyakit infeksi di India, dr Sweta Shah mengingatkan munculnya leptospirosis yang lebih sering terjadi di musim hujan.

“Ini karena sejumlah besar orang bersentuhan dengan air yang terkontaminasi dan tergenang, terutama selama dan setelah banjir. Ini juga digambarkan sebagai penyakit yang berhubungan dengan musim hujan,” kata dia seperti disiarkan Indian Express pada Agustus lalu. ***

Lanjutkan Membaca