Otomotif
Honda Forza 150, Skuter Bongsor India akan Segera Meluncur

Bocoran penampakan Honda Forza 150. (ist)
FAKTUAL-INDONESIA : Skuter matik bongsor Honda Forza 150 disebut-sebut akan segera meluncur di India tahun ini. Seperti apa spesifikasi dan penampakannya?
Kemunculan Forza diharapkan bisa menjadi andalan Honda di kelas 150 cc. Sebab, hingga kini, mereka belum punya produk untuk melawan Yamaha Aerox 155 dan Aprilia SXR 160 yang sudah dijual di India.
Kehadiran Honda Forza 150 sejak tahun lalu sebetulnya sudah dibicarakan. Kendaraan baru tersebut kemungkinan besar akan diproduksi di India dan diekspor ke sejumlah negara di Asia Tenggara.
Sebelumnya, laman Rushlane sempat memberitakan, Honda Forza 150 akan melakoni debutnya di India pada 8 Agustus 2022. Namun, dugaan tersebut meleset. Bukan Forza 150, produsen berlogo sayap mengepak itu justru meluncurkan model lain di sana.
Menurut sejumlah laporan, Honda Forza 150 akan memiliki desain yang sama dengan Honda Forza 125 yang dijual di Eropa. Itu tandanya skuter matik tersebut masih mengandalkan tubuh besar dengan aksen mematah di sejumlah bagian.
Lampu utama atau headlamp-nya dibuat besar dengan pola menyerupai huruf ‘V’. Sementara sepasang spionnya dirancang seperti mata siput dan tertanam di dekat penghalang angin (windshield) yang lebar.
Honda Forza 150 digadang-gadang akan menggunakan mesin yang sama dengan Honda PCX 150. Itu artinya, pabrikan membekalinya dengan mesin berkapasitas 153 cc satu silinder yang mampu menghasilkan tenaga 13,4 bhp dan torsi 13,9 Nm.
Hanya saja, untuk fitur atau teknologi, hingga kini belum ada bocoran. Namun, jika benar mengadopsi milik Forza 125, maka motor tersebut akan dibekali HSTC (Honda Selectable Torque Control), ISS (Idling Stop System), panel instrument full digital, dan soket pengisian daya ponsel.
Di sisi lain, Honda India terus fokus mendorong penjualan roda dua. Merek tersebut menempati peringkat kedua dalam urusan penjualan motor di Negeri Hindustan.
Pada Juni 2022, Honda menjual 285.691 unit motor atau naik 45,8 persen dibandingkan bulan sebelumnya.***














