Connect with us

Lifestyle

Tradisi ‘Telanjangi Pengantin’ Masih Ada di China

Diterbitkan

pada

Tradisi pengantin China. (ist)

FAKTUAL-INDONESIA : Viral kisah pengantin laki-laki yang baru saja melangsungkan pernikahannya ditelanjangi kerabatnya dan dia pun harus menanggung malu di hadapan para tamunya.

Ternyata menelanjangi pengantin pria saat pesta pernikahan adalah sebuah tradisi di China yang masih dilakukan sejumlah orang. Padahal tradisi ini juga dikecam banyak orang.

Biasanya para kerabat atau teman mempelai pria akan datang tiba-tiba di saat acara pernikahan dan mereka melucuti pakaian pengantin pria hingga benar-benar telanjang.

Seperti dikutip eve.vn, kejadian itu terjadi di kota Yantai, provinsi Shandong, Cina. Saat akan menutup acara pernikahannya, pria itu justru mendapat perlakuan memalukan hingga menjadi sorotan di mancanegara.

Pengantin pria awalnya terlihat gagah memakai setelan jas mewah di hari pernikahannya. Namun dia telah menjadi target segerombolan pria yang melucuti pakaiannya hingga nyaris telanjang.

Aksi jahil itu dilakukan teman-teman dan anggota keluarganya sendiri. Setelah satu per satu dilucuti, pengantin pria terlihat hanya memakai kaos kaki dan celana dalam.

Advertisement

Tak hanya malu, pria itu terlihat marah dan geram dengan aksi yang dilakukan orang terdekatnya. Sang istri pun tak kuasa melihat suaminya dipermalukan di hari bahagia mereka.

Dengan cepat, wanita itu berlari melindungi suaminya yang nyaris tak mengenakan sehelai benang. Dia menutup badan suaminya dengan gaun pengantinnya.

Untungnya gaun berwarna putih itu cukup besar sehingga dapat menutupi bagian privat suaminya yang hanya memakai celana dalam.

Sang pengantin wanita pun memeluk suaminya dengan erat dan membuat para pembuat onar menyerah.

Kejadian ini bukan pertama kalinya, pernah ada kejadian seorang pengantin pria yang mencoba kabur dari kejaran teman-temannya yang ingin melucuti pakaiannya. Saat berlari ke jalan raya, ia terlibat kecelakaan. Hari bahagia itu akhirnya jadi malapetaka.***

Advertisement

Lanjutkan Membaca
Advertisement