Home Lifestyle 7 Cara Menurunkan Darah Tinggi

7 Cara Menurunkan Darah Tinggi

oleh Hana Chaniago
cara menurunkan darah tinggi

foto ilustrasi: istimewa

FAKTUALid – Tekanan darah tinggi atau yang biasa disebut juga hipertensi merupakan kondisi kronis yang umum terjadi. Kondisi kesehatan ini tidak dapat disembuhkan, tetapi penderitanya masih dapat menjalankan hidup sebaik mungkin dengan mengontrol dan menurunkan tekanan darah. lantas, bagaimana cara menurunkan darah tinggi yang tepat?

Berikut beberapa cara untuk menurunkan darah tinggi yang sudah faktualid.com rangkum dari hellosehat.com

1. Mengurangi Konsumsi Garam

Cara menurunkan darah tinggi yang pertama adalah kurangi konsumsi garam. Ketika anda didiagnosa menderita darah tinggi, hal utama yang harus anda lakukan adalah menghindari asupan atau makanan penyebab hipertensi.

Adapun asupan yang paling berperan dalam menyebabkan hipertensi yaitu makanna yang banyak mengandung garam. Baik garam meja ataupun natrium yang terkandung dalam makanan kemasan atau kaleng.

Mengurangi asupan garam dan natrium sedikit saja diyakini dapat meningkatkan kesehatan jantung serta menurunkan tekanan darah sekitar 5-6mmHG bila anda memiliki hipertensi.

America Heart Association (AHA) merekomendasikan untuk mengkonsumsi garam tidak lebih dari 2.300mg. Namun bila sudah memiliki riwayat penyakit darah tinggi, anda disarankan untuk mengkonsumsi garam atau natrium tidak lebih dari 1.500mg per hari. Mengurangi asupan garam bukanlah hal yang mudah. Anda bisa melakukannya secara perlahan hingga mencapai target yang anda inginkan.

Selain mengurangi garam dalam masakan, anda juga harus mengecek label pada makanan kemasan yang anda beli. Pilihlah makanan daengan kadar natrium rendah dan kurangi konsumsi makanan olahan untuk menghindari garam dan natrium berlebih dalam tubuh anda.

2. Mengurangi Asupan Kafein

Cara menurunkan darah tinggi yang kedua adalah mengurangi kafein. Efek kafein pada tekanan darah memang sering diperdebatkan. Namun, kafein disebut dapat menaikkan tekanan darah hingga 10mmHG pada orang yang jarang mengkonsumsinya. Adapun beberapa orang yang mengkonsumsi kopi berkafein mungkin hanya berdampak sedikit pada kenaikan tekanan darah.

Meskipun demikian, bila anda memiliki tekanan darah tinggi ada baiknya untuk mengurangi kafein. Bila anda ragu, anda bisa menanyakan kepada dokter mengenai efek kafein pada tubuh anda.

3. Menghentikan Kebiasaan Merokok

Cara menurunkan darah tinggi yang ketiga adalah berhenti merokok. Apabila anda perokok aktif, cara terbaik untuk menurunkan tekanan darah adalah dengan cara berhenti merokok. Pasalnya, rokok mengandung nikotin dan zat-zat berbahaya yang dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah.

Selain kenaikan tekanan darah, merokok dalam jangka panjang juga bisa menyebabkan anda mengalami kesehatan lainnya. Seperti stroke dan serangan jantung. Jika anda kesulitan untuk berhenti merokok, lakukan secara perlahan dan kuatkan tekat anda untuk berhenti sepenuhnya. Anda pun bisa meminta bantuan dokter untuk menyusun strategi dan cara berhenti merokok sesuai untuk menurunkan hipertensi anda.

Jika anda bukan orang yang aktif merokok, anda juga perlu menjauhi asap rokok agar tidak menjadi perokok pasif. Pasalnya, perokok pasif juga memiliki resiko besar untuk terserang berbagai penyakit karena asap rokok.

Baca juga: 9 Manfaat Wortel Untuk Kesehatan, Jaga Kesehatan Kulit

4. Mengurangi Konsumsi Alkohol

Cara menurunkan darah tinggi yang keempat adalah mengurangi alkohol. Selain mengurangi garam dan kafein, anda juga perlu mengurangi konsumsi alkohol. Karena alkohol yang dikonsumsi secara berlebihan dapat menaikan tekanan darah dan mengurangi efektivitas obat darah tinggi yang anda minum.

Jika anda sudah memiliki riwayat tekanan darah tinggi, mengkonsumsi alkohol justru dapat memperparah kondisi kesehatan anda. Oleh karena itu, sebaiknya anda menghindari minuman keras ini.

5. Olahraga Secara Rutin

Cara menurunkan darah tinggi yang kelima adalah rajin berolahraga. aktivitas fisik dapat menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah arteri tetap elastis. Sehingga aliran darah menjadi normal dan tekanan darah menurun.

Namun aktivitas fisik ini harus dilakukan secara rutin agar efektif untuk menurunkan tekanan darah. Jika tidak dilakukan secara rutin, tekanan darah bisa naik kembali.

Aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin, diyakini dapat menurunkan tekanan darah 5-8mmHG bagi penderita hipertensi. Sementara bagi anda penderita prehipertensi, berolahraga adalah salah satu cara untuk menghambat terjadinya hipertensi serta menurunkan tekanan darah yang mulai tinggi.

6. Menambah aktivitas Diluar Ruangan

Cara menurunkan darah tinggi yang keenam adalah perbanyak aktivitas diluar ruangan. Olahraga bisa dilakukan didalam ruangan maupun diluar ruangan. Bila anda terbiasa melakukan olahraga didalam ruangan, sesekali anda harus mencoba olahraga diluar ruangan untuk mengatasi hipertensi.

Pasalnya, aktivitas diluar ruangan dapat membantu anda untuk menambah vitamin D yang dibutuhkan oleh tubuh. Adapun kekurangan vitamin D dapat menignkatkan resiko terkena tekanan darah tinggi dan penyakit jantung.

Baca juga: Sering diabaikan, 12 Tips Menjaga Kesehatan Mata Saat WFH

7. Mengelola Stres

Cara menurunkan darah tinggi yang terakhir adalah mengelola stres. Orang penderita hipertensi sering kali menyepelekan cara menurunkan tekanan darah tinggi yang satu ini dan sering dianggap tidak penting.

Padahal stres termasuk salah satu penyebab darah tinggi dan kondisi ini pun membuat anda untuk melakukan kebiasaan buruk seperti merokok, minum alkohol, dan mengkonsumsi makanan yang tidak sehat yang pada akhirnya bisa menyebabkan kenaikan darah.

Oleh sebab itu, penting bagi anda untuk mengelola stres sebaik mungkin. Adapun untuk mengelola stres, anda perlu mencari tahu apa penyebab stres yang sering anda alami serta cara mengatasi penyebab stres tersebut.***

You may also like

Tinggalkan Komentar