Connect with us

Lifestyle

7 Efek Samping Buah Bit Jika Dikonsumsi Berlebihan, Anda Harus Lebih Waspada

Diterbitkan

pada

efek samping buah bit

foto ilustrasi: istimewa

FAKTUAL-INDONESIA: Buah bit atau beetroot adalah salah satu makanan yang cukup terkenal akan manfaatnya. Namun, ternyata ada efek samping buah bit yang perlu anda waspadai jika mengonsumsi berlebihan. Buah bit yang populer di Amerika Serikat dan Inggris dan bisa dengan mudah ditambahkan ke berbagai resep makanan.

Manfaatnya yang luar biasa banyak membuat para ahli gizi merekomendasikannya. Karena terlalu banyak manfaatnya, anda tentunya sudah paham betul manfaat dari buah bit ini. Namun, seperti kebanyakan makanan lainnya, buah bit ini tetap memiliki efek samping.

Berikut beberapa efek samping buah bit yang sudah faktualid.com lansir dari orami.co.id.

1. Gangguan Ginjal

Efek samping buah bit yang pertama adalah dapat menyebabkan batu ginjal. Dikutip dari laman U.S National Kidney Foundation, oksalat merupakan senyawa alami yang banyak dijumpai dalam makanan.

Tubuh menggunakan senyawa ini untuk menghasilkan energi dan sisanya akan di buang dalam bentuk limbah yang mengalir melalui aliran darah ke ginjal dan dikeluarkan melalui urine.

Ada baiknya jika anda membatasi untuk mengonsumsi buah bit, apalagi jika tidak dibarengi dengan minum cairan yang cukup. Tidak hanya pengidap bati ginjal saja, mereka yang dulu pernah memiliki riwayat penyakit bati ginjal juga harus berhati-hati terhadap efek samping buah bit.

Advertisement

2. Gangguan Kehamilan

Efek samping buah bit yang kedua adalah gangguan kehamilan. Selama kehamilan, sebenarnya anda boleh mengonsumsi buah bit dengan jumlah sedang. Hal ini karena buah bit tergolong sayuran yang memiliki banyak khasiat selama kehamilan, seperti pemurni darah, detoksifikasi dan revitalisasi tubuh.

Buah ini dapat dikonsumsi mentah, dimasak atau dibuat jus sehat. Namun, jika dokter memberi tahu anda untuk tidak makan buah bit secara berlebihan, mungkin ada beberapa alasan yang masuk akan untuk hal ini.

Baca juga: 8 Manfaat Kacang Hijau untuk Ibu Hamil, Dapat Membantu Perkembangan Janin

3. Asam Urat

Efek samping buah bit yang ketiga adalah asam urat. Penyakit yang juga dikenal dengan sebutan gout ini muncul akibat timbunan berlebihan asam urat dalam sendi.

Jika mengalaminya, anda akan merasakan gejala yang meliputi nyeri sendi dengan sensasi seperti ditusuk-tusuk, area sendi tampak kemerahan hingga demam tinggi.

Dilansir dari PubMed Central, makanan yang tinggi oksalat seperti buah bit juga dapat memicu asam urat. Para ahli menduga ada kolerasi antara asam urat dan batu kalium kalsium oksalat.

Advertisement

4. Masalah Pencernaan

Efek samping buah bit yang keempat adalah masalah pencernaan. Ternyata buah bit juga dapat memperparah kondisi gangguan lambung yang sudah ada. Selain menyebabkan kembung dan kram, buah merah ini juga dapat memicu konstipasi atau sebaliknya.

Efek samping yang harus anda waspadai adalah munculnya sakit perut karena di dalamnya terlalu banyak gas. Masalah pencernaan ini juga bisa terjadi saat buah bit menyebabkan alergi. Jika seseorang alergi dengan buah bit, maka perut akan kram.

5. Gangguan Liver

Efek samping buah bit yang kelima adalah gangguan liver. Buah bit dikenal kaya akan zat besi, magnesium, tembaga dan fosfor. Jelas hal ini sangat baik untuk kesehatan. Namun di sisi lain, konsumsi jenis logam berlebihan seperti ini juga bisa menyebabkan akumulasi pada organ hati.

6. Tekanan Darah Rendah

Efek samping buah bit yang keenam adalah tekanan darah rendah. Untuk mereka yang menderita hipertensi, efek samping dari buah bit ini menjadi keuntungan tersendiri.

Namun, jika tekanan darah sudah rendah, maka efek buah bit ini sangat membahayakan kesehatan seseorang. Kandungan nitrat dalam buah bit juga diduga mampu menurunkan tekanan darah bahkan pada orang sehat sekalipun.

Advertisement

Baca juga: 7 Cara Mengatasi Darah Rendah Secara Alami

7. Fases Berubah Warna

Efek samping buah bit yang terakhir adalah fases berubah warna. Tidak hanya kandungan urine yang berubah warna, kandungan betasianin dalam buah bit membuat warna sayuran begitu intens.

Meskipun rata-rata makanan akan kehilangan warna aslinya setelah dicerna, namun tidak dengan betasianin yang sangat mungkin disebabkan perubahan warna pada fases.

Perubahan warna fases mungkin tidak akan membahayakan. Namun, sebaiknya kamu tetap periksa ke dokter saat kondisi ini terjadi. Dokter bisa memeriksa adakah ada darah dalam fases karena jika ditemukan darah berarti anda memiliki masalah kesehatan yang serius.***

Lanjutkan Membaca
Advertisement