Connect with us

Internasional

Korea Selatan Batalkan Pesta Kembang Api, Masih Berduka akibat Kecelakaan Jeju Air

Diterbitkan

pada

Korea Selatan Batalkan Pesta Kembang Api, Masih Berduka akibat Kecelakaan Jeju Air

Pesawat Jeju Air alami kecelakaan dan menewaskan 179 orang, membuat warga Korea berduka dan batalkan pesta kembang api Tahun Baru. (Foto : istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA : Korea Selatan masih berduka akibat kecelakaan pesawat Jeju Air akhir pekan lalu yang menewaskan 179 penumpang. Berbagai perayaan Tahun Baru 2025 dan pesta kembang api di sejumlah tempat dibatalkan.

Warga Korea Selatan masih berduka atas kecelakaan maut tersebut. Banyak kota besar dan kecil serta stasiun televisi nasional di Korea Selatan turut menghentikan atau mengurangi skala perayaan demi menghormati korban tragedi tersebut.

Duka mendalam ditunjukkan warga Korea Selatan dengan meletakkan bunga krisan putih di lokasi peringatan dan mengenakan pita hitam.

Gedung-gedung di berbagai kota diterangi dengan warna putih sebagai penghormatan kepada 179 korban jiwa dalam kecelakaan pesawat Jeju Air di Bandara Muan, pada Minggu (29/12/2024).

Baca Juga : Mengungkap Misteri Penyebab Jatuhnya Pesawat Jeju Air yang Tewaskan 179 Orang, Burung atau Mesin?

“Sampai saat ini saya masih belum percaya. Dia baru saja dipromosikan. Saya masih ingat senyumnya,” ungkap Lee Kwi-Sun, mengenang rekannya yang menjadi salah satu korban dalam tragedi tersebut.

Advertisement

Selain dilanda tragedi, Korea Selatan juga menghadapi krisis politik. Presiden Yoon Suk-yeol telah dimakzulkan dan diberhentikan dari jabatannya setelah mengumumkan darurat militer pada awal Desember 2024. Surat perintah penangkapan telah dikeluarkan oleh pihak berwenang, memperburuk situasi politik di tengah duka nasional.

Berbeda dengan pesta tahun baru di Korea Selatan, Jepang dan Korea Utara tetap menggelar perayaan menyambut Tahun Baru dengan kemeriahan.

Di ibu kota Tokyo, Jepang menampilkan pertunjukan cahaya di balai kota. Sementara masyarakat Jepang menjaga tradisi kunjungan ke kuil Shinto untuk berdoa memohon kesehatan dan kesejahteraan.

Baca Juga : Dua Orang Selamat dari Kecelakaan Jeju Air, Ternyata Mereka Duduk di Sini

Di Korea Utara, pemimpin Kim Jong-un dan masyarakatnya merayakan Tahun Baru 2025 dengan menggelar konser, pertunjukan kembang api, serta demonstrasi drone di ibu kota Pyongyang.

Keputusan pembatalan pesta tahun baru di Korea Selatan untuk mencerminkan solidaritas bangsa terhadap korban tragedi dan keluarganya.

Advertisement

Tragedi ini meninggalkan luka mendalam bagi rakyat Korea Selatan, sementara dunia menanti pemulihan bangsa ini dari bencana dan krisis politik yang melanda.***

Lanjutkan Membaca
Advertisement