Connect with us

Selebritis

Aldi Taher Ungkap Kunci Bisnis Kuliner Berkembang Pesat, Tepis Isu Pencucian Uang

Diterbitkan

pada

Aldi Taher Ungkap Kunci Bisnis Kuliner Berkembang Pesat, Tepis Isu Pencucian Uang

Aldi Thaher dan istri bersama membangun bisnis mereka. (Foto : istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA : Pesatnya ekspansi bisnis kuliner milik Aldi Taher belakangan menjadi perhatian publik. Deretan gerai ayam goreng dan burger yang terus bertambah sehingga memunculkan berbagai spekulasi, termasuk tudingan bahwa usahanya berkaitan dengan praktik pencucian uang.

Menanggapi isu pencucian uang, Aldi memilih merespons dengan santai dan tetap menyisipkan candaan khasnya. Menurutnya, keberhasilan bisnis yang berkembang dalam waktu relatif singkat bukan karena hal-hal yang bersifat negatif.

Aldi mengatakan, “Kunci utama usaha adalah berdoa, berbakti kepada orang tua, serta selalu mendekatkan diri kepada Tuhan”.

Baca Juga : Dewi Perssik dan Aldi Taher Akhirnya  Berdamai Usai Kisruh Soal Anak

Ia mengaku selalu memulai segala sesuatu dengan doa dan meyakini restu sang ibu menjadi salah satu faktor penting dalam perjalanan bisnisnya.

Selain itu, ia mengajak masyarakat untuk tidak mudah berprasangka buruk terhadap orang lain. Menurut Aldi, membersihkan hati dan memperbanyak ibadah jauh lebih penting daripada menyebarkan tuduhan yang belum tentu benar.

Advertisement

Meski diterpa berbagai komentar negatif, mantan suami Dewi Perssik itu mengaku tidak terganggu. Baginya, perbedaan pendapat dan kritik merupakan hal yang lumrah selama masih menjalani kehidupan di dunia.

Ia bahkan menganggap berbagai cibiran yang datang sebagai doa dan motivasi untuk terus bekerja serta mengembangkan usahanya.

Baca Juga : Dewi Perssik Menangis Bahas Polemik dengan Aldi Taher soal Privasi Anak

Menutup pernyataannya, Aldi kembali melontarkan guyonan mengenai tudingan pencucian uang yang sempat ramai diperbincangkan.

Dengan nada bercanda, ia mengatakan jika suatu saat membuka usaha “Aldi’s Money Laundry”, maka bisnis tersebut hanyalah layanan laundry pakaian yang menghasilkan uang dari jasa mencuci baju.

Candaan tersebut sontak mengundang tawa dan menjadi penutup ringan atas polemik yang sempat mengiringi perkembangan bisnis kulinernya.***

Advertisement

Lanjutkan Membaca
Advertisement