Hiburan
Investasi Bodong Binomo, Meski Ditahan Crazy Rich Medan Indra Kenz akan Tetap Tajir

Indra Kenz (tengah) berjalan untuk menjalani pemeriksaan di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis, 24 Februari 2022
FAKTUAL-INDONESIA: Indra Kenz, afiliator aplikasi trading binary option Binomo yang berjuluk Crazy Rich Medan resmi ditahan Badan Reserse Kriminal Polri, Jumat (25/2/2022).
Meski mendekam di Rumah Tahanan Bareskrim diperkirakan Indra akan tetap tajir karena memiliki sumber pendapatan sehingga julukannya sebagai Crazy Rich Medan tidak akan berkurang .
Apa saja sumber uang Indra Kenz? Simak terus ya ……
“Penyidik telah melakukan penahanan saudara IK untuk 20 hari terhitung 25 Februari sampai dengan 16 Maret 2022,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Ahmad Ramadhan, Jumat, 25 Februari 2022.
Pengacara Indra Kenz, Wardaniman Larosa mengatakan bahwa kliennya akan kooperatif menjalani proses hukum dan membantu penyidik untuk mengungkap siapa pemilik platform Binomo.
“Kami kooperatif ya, karena terus terang saudara Indra Kenz tidak mengenal dan tidak tau siapa saja pemilik platform Binomo,” kata Warda.
Indra Kenz telah menghentikan promosi aplikasi Binomo dan edukasi aplikasi investasi di channel YouTube milik Indra Kenz sejak diminta oleh Satgas Waspada Investasi (SWI).
“Sejak ada saran dari SWI justru beliau (Indra Kenz) menyarankan untuk menghapus dan saudara Indra Kenz telah menghapusnya,” kata Warda
Bareskrim Polri menetapkan Indra Kenz (IK), sebagai tersangka kasus dugaan penipuan investasi, penyebaran berita bohong dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan ancaman 20 tahun penjara.
“Setelah gelar perkara penyidik menetapkan saudara IK sebagai tersangka, setelah ditetapkan sebagai tersangka penyidik melakukan penangkapan, dan akan segera melakukan penahanan,” kata Ahmad Ramadha, di Mabes Polri, Jakarta, Kamis malam.
Ramadhan menjelaskan, Indra Kenz tiba di Mabes Polri memenuhi panggilan penyidik untuk diperiksa sebagai saksi pukul 13.00 WIB. Lalu dilakukan pemeriksaan yang dimulai pukul 13.30 WIB sampai dengan 20.10 WIB. “Artinya hampir tujuh jam dilakukan pemeriksaan sebagai saksi,” katanya.
Menurut dia, setelah dilakukan pemeriksaan sebagai saksi dan memperhatikan pemeriksaan terhadap beberapa saksi dan juga memperhatikan barang bukti yang telah disita sesuai Pasal 184 KUHP maka penyidik melakukan gelar perkara.
Dari gelar perkara tersebut diperoleh dua barang bukti yang sah untuk menetapkan Indra Kenz sebagai tersangka. Adapun barang bukti tersebut yakni video YouTube dan bukti transfer.
Adapun pasal yang disangkakan terhadap dirinya, yakni Pasal 45 ayat (2) jo Pasal 27 ayat (2) Undang-Undang ITE, Pasal 45 ayat (1) jo Pasal 28 ayat (1) UU ITE, kemudian Pasal 3 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), selanjutnya Pasal 5 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU, Pasal 10 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU, Pasal 378 KUHP jo Pasal 55 KUHP.
“Ancaman hukuman terhadap yang bersangkutan 20 tahun,” kata Ramadhan.
Indra Kenz dilaporkan salah satu korban berinisial NM pada tanggal 3 Februari 2022, terkait dugaan tindak pidana judi online atau daring dan atau penyebaran berita bohong melalui media elektronik dan atau penipuan melalui perbuatan curang dan atau tindak pidana pencucian uang.
Sumber Uang
Indra Kenz ternyata memiliki nama asli Indra Kesuma. Ia lahir pada 31 Mei 1996 di Rantauprapat, Sumatera Utara dan dijuluki Crazy Rich Medan.
Indra Kenz sangat aktif di sosial media sehingga menjadi selebgram dengan 1,7 juta pengikut. Ia juga memiliki beberapa usaha, seperti membuka kursus trading, klinik kecantikan, makanan, hingga clothing line.
Meski menjadi tersangka dan ditahan, sepertinya pendapatan Indra Kenz tak akan berkurang. Indra Kenz memiliki lima pabrik uang yang tak akan menggeser gelar Crazy Rich Medannya itu.
Indra Kenz memiliki pendapatan dari sebuah bar yang dibangunnya bernama Red Wolf Indonesia. Indra Kenz juga memiliki kafe di daerah Jakarta yang diberi nama Literally Cafe.
Ada juga Botxcoin, ini merupakan proyek awal Indra Kenz yang digarapnya pada 2018. Indra Kenz rupanya ikut terjun ke dunia trading dengan membuat situs edukasi.
Indra Kenz pun meraup pundi-pundi penghasilan melalui jasa videografi, fotografi, web design hingga production house dengan mendirikan sebuah perusahaan agensi digital. ***














