Connect with us

Ekonomi

Gas Pol Urus UMKM, Jateng Gelontorkan Rp1 Miliar Setiap Kabupaten

Avatar

Diterbitkan

pada

 

FAKTUAL-INDONESIA: Pemprov Jateng terus menggenjot pertumbuhan ekonomi, khususnya di sektor UMKM. Dengan menggandeng Bank Jateng, sebanyak 35 kabupaten/kota masing-masing dikucuri dana Rp1 miliar untuk pengembangan UMKM.

Bantuan secara simbolis diserahkan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, saat meresmikan kantor cabang Bank Jateng di Mungkid Magelang, pekan ini.

Dalam kesempatan itu, Ganjar juga memberikan bantuan kepada 6 daerah di Kedu, yakni Kota Magelang, Kabupaten Magelang, Wonosobo, Kebumen, Temanggung dan Purworejo.

Advertisement

“Ini bentuk pembinaan kita. Kalau dari Bank Jateng, nanti seluruh kabupaten/kota akan mendapatkan Rp1 miliar untuk membina UMKM,” kata Ganjar.

Bantuan diharapkan bisa mengungkit pertumbuhan ekonomi di masing-masing daerah sekaligus mengembangkan sektor UMKM. Dengan begitu, masyarakat tidak hanya mencari pekerjaan, tapi menciptakan lapangan pekerjaan.

“Ini baru dari Bank Jateng, belum dari lainnya. Dulu kita sama Bank Indonesia pernah difasilitasi pameran di Jepang dan sekarang sudah repeat order produk-produk UMKM kita,” jelasnya.

Tak hanya bantuan dana, Ganjar juga mengajak seluruh bupati/wali kota menjadi offtaker produk-produk UMKM. Jika ada kegiatan, maka belanja bisa dilakukan pada pelaku usaha kecil di daerah masing-masing.

“Sudah ada aturannya, 40 persen dari APBD digunakan untuk pengembangan UMKM. Maka kalau ada acara, belilah di UMKM. Apakah makanan kecil, baju, sepatu, ATK dan lainnya,” ucapnya.

Advertisement

Untuk bisa melakukan itu, maka pendampingan pada pelaku UMKM harus dilakukan. Karena untuk bisa jualan menggunakan anggaran negara harus masuk ke e-katalog.

“Jateng sudah punya aplikasi Blankon, daerah mungkin bisa meniru dengan membuat aplikasi lain untuk mewadahi para pelaku UMKM jualan. Kita terus dampingi UMKM agar bisa maju,” katanya.

Bank Jateng lanjut Ganjar juga diminta aktif mendampingi. Pelatihan dan pendampingan akses permodalan serta pengembangan bisnis UMKM. Tak hanya Bank Jateng, ia juga berharap lembaga keuangan lain ikut berpartisipasi.

“Tentu banyak yang bisa dilakukan. Bank Jateng punya skime permodalan yang banyak, ada kredit lapak, kredit milenial, kredit untuk pelaku usaha kecil yang bisa dimanfaatkan. Bank lain juga bisa berpartisipasi. Sesuai perintah presiden, kita harus berjuang bagaimana caranya ekonomi bangkit,” pungkasnya.***

Advertisement
Lanjutkan Membaca