Connect with us

Ekonomi

Rupiah dan IHSG BEI Ditup Melemah dalam Perdagangan Akhir Pekan

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Rupiah dan IHSG BEI Ditup Melemah dalam Perdagangan Akhir Pekan

Nilai tukar (kurs) rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan akhir pekan, Jumat (15/8/2025) sama-sama ditutup kurang menggembirakan

FAKTUAL INDONESIA: Penutupan perdagangan akhir pekan, Jumat (15/8/2025), menjadi hari kurang menggembirakan bagi rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI).

Nilai tukar (kurs) rupiah dan IHSG BEI sama-sama ditutup melemah pada penutupan perdagangan Jumat sore.

Nilai tukar rupiah pada penutupan perdagangan hari Jumat di Jakarta melemah sebesar 54 poin atau 0,33 persen menjadi Rp16.169 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.115 per dolar AS.

Baca Juga : Mantap, Rupiah dan IHSG BEI Ditutup Menguat

Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini juga melemah ke level Rp16.162 per dolar AS dari sebelumnya sebesar Rp16.109 per dolar AS.

Sementara itu IHSG BEI ditutup melemah 32,87 poin atau 0,41 persen ke posisi 7.898,37.

Advertisement

Kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 5,85 poin atau 0,71 persen ke posisi 821,06.

Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG bergerak di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tiga sektor menguat yaitu dipimpin sektor teknologi yang naik sebesar 2,60 persen, diikuti oleh sektor kesehatan dan sektor barang konsumen non primer yang naik masing- masing sebesar 0,22 persen dan 0,21 persen.

Sedangkan, delapan sektor melemah yaitu sektor infrastruktur paling dalam minus 1,67 persen, diikuti oleh sektor industri dan sektor barang baku yang turun sebesar 0,73 persen dan 0,69 persen.

Baca Juga : Rupiah dan IHSG BEI Ditutup Sama-sama Menguat pada Perdagangan Senin

Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu KBLV, UANG MFIN, INPP dan DPUM. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni BRNA, TOSK, KAQI, DKHH, dan NTBK.

Advertisement

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.957.298 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 47,80 miliar lembar saham senilai Rp30,97 triliun. Sebanyak 229 saham naik 432 saham menurun, dan 139 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei menguat 737,74 poin atau 1,73 persen ke 43.387,00, indeks Shanghai menguat 30,33 poin atau 0,83 persen ke 3.696,71, indeks Hang Seng melemah 249,25 poin atau 0,98 persen ke posisi 25.270,45, dan indeks Straits Times melemah 25,99 poin atau 0,61 persen ke 4.230,20. ***

Lanjutkan Membaca
Advertisement