Politik
Pengamat Apresiasi Rencana KPK Mengundang 20 Parpol

Ketua KPK, Firli Bahuri.
FAKTUAL-INDONESIA: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana mengundang petinggi 20 Partai Politik (Parpol) untuk diberikan pendidikan Politik Cerdas Berintegritas (PCB).
Undangan itu disampaikan karena KPK berharap Parpol di Indonesia tetap menjaga integritasnya. Karena dari Parpol itu, akan lahir seorang pemimpin yang akan memimpin bangsa Indonesia.
Rencananya, dalam acara PCB yang akan digelar pada Rabu (18/5/2022) itu, KPK mengundang Ketua Umum (Ketum) partai, Sekjen, Bendahara Umum (Bendum) partai secara fisik maupun secara virtual.
Setelah acara itu, setiap partai nantinya akan mendapatkan giliran mendapatkan pendidikan dari KPK masing-masing dalam satu hari tersendiri dengan para kadernya.
Undangan KPK terhadap parpol itu diapresiasi berbagai kalangan. Menurut Komunikolog Politik Nasional, Tamil Selvan, undangan itu sangat cerdas, karena bisa mengikat komitmen Parpol terhadap pemberantasan korupsi.
Tamil Selvan yang juga Ketua Forum Politik Indonesia ini, mengaku paham dengan tujuan Ketus KPK, Firli Bahuri tersebut. “Saya katakan beliau itu cerdas. Dia paham bahwa partai politik adalah hulu dan hilir politik itu sendiri. Jadi saya kira program itu akan lebih mengikat komitmen dari hati ke hati terhadap pemberantasan korupsi di Indonesia,” ujarnya, Sabtu (7/5/2022).
Pria yang akrab disapa Kang Tamil ini juga menyatakan bahwa program pendidikan ini akan dijadikan kesempatan bagi Firli untuk menjelaskan bahwa dirinya tidak punya tendensi pada partai politik tertentu dalam penanganan korupsi.
Banyak isu yang menyoal seolah Firli ini hanya menebang kader dari partai-partai tertentu. “Saya kira itu kesempatan baik untuk meluruskan hal tersebut,” ujarnya.
Tamil juga berharap agar partai politik mampu melihat komitmen Firli dalam pemberantasan korupsi dan mempertimbangkannya sebagai kandidat wakil presiden 2024.
Kendati persentase popularitas Firli Bahuri masih kecil disejumlah survei, Kang Tamil mengatakan bahwa survei itu mengukur kepopuleran seorang tokoh bukan kualitasnya.
“Saya selain pengamat juga praktisi politik, saya paham betul intrik-intrik pejabat publik, dan saya lihat Firli ini lurus dalam menjalankan amanah sebagai Ketua KPK,” ujarnya.
Pada bagian lain, Ketua KPK, Firli Bahuri menyampaikan terima kasih atas tanggapannya terkait rencannaya mengundang 20 parpol tersebut. “Saya juga mengucapkan terima kasih jika itu dimaksudkan untuk dukungan pemberantasan korupsi. Saya tidak kenal dengan pengamat saudara Tamil Selvan, namun saya menyampaikan terima kasih atas dukungannya,” ujarnya.
Menurutnya, pemberantasan korupsi tidak bisa dilakoni hanya oleh satu lembaga, apalagi seorang diri. Sebaliknya diperlukan peran semua anak bangsa tanpa melihat asal usulnya. “Saya hanya kerja kerja. Saya hanya anak kampung dari keluarga miskin yang merindukan Indonesia bebas dan bersih dari korupsi,” ujarnya.***














