Lifestyle
Percaya Diri Berpuasa Tanpa Bau Mulut

Air liur berperan penting untuk membersihkan sisa makanan dan menghambat pertumbuhan bakteri di dalam rongga mulut
FAKTUAL-INDONESIA: Bau mulut tak sedap kadang menjadi masalah saat menjalankan ibadah puasa. Bau tak sedap di mulut dapat mengganggu aktivitas dan membuat tak percaya diri.
Di masa pandemi Covid-19 ini, mungkin bau mulut tidak terlalu mencolok karena menggunakan masker. Tapi tetap saja, hal itu akan mengganggu karena masker menjadi bau.
Hal yang harus Anda lakukan adalah, menjaga kebersihan mulut dan jangan mengonsumsi makanan yang bisa menjadi pemicu bau mulut tak sedap.
Bau mulut muncul dipicu oleh kondisi rongga mulut yang kering. Mulut kering ini disebabkan oleh produksi air liur yang berkurang karena tidak adanya makanan dan minuman yang masuk ke mulut selama berpuasa.
Air liur berperan penting untuk membersihkan sisa makanan dan menghambat pertumbuhan bakteri di dalam rongga mulut. Berkurangnya air liur membuat bakteri di rongga mulut berkembang biak dengan pesat.
Ketika hal ini terjadi, bakteri akan banyak menghasilkan gas yang menimbulkan bau tidak sedap sehingga memicu bau mulut.
Seperti dikutip Egypttoday, untuk mencegah agar puasa Anda lancar tanpa terganggu bau mulut yang tak sedap, Anda bisa melakukan langkah berikut ini :
1. Menjaga kebersihan Mulut dan Gigi
Sangat dianjurkan untuk menggosok gigi teratur dua kali sehari. Ini dasar dari cara agar tidak bau mulut saat puasa. Yaitu setelah sahur dan sesudah berbuka puasa.
Hal ini supaya tidak ada sisa makanan yang tertinggal dan jadi sarang berkembangnya bakteri di mulut. Untuk kebersihan esktra, gunakan dental floss (benang gigi) untuk membersihkan sela-sela gigi yang mungkin tidak terjangkau saat Anda menyikat gigi.
2. Membersihkan Lidah
Saat menggosok gigi, jangan lupa menyikat lidah. Sebab, lidah merupakan tempat berkumpulnya bakteri penyebab bau mulut. Gunakan bagian bahwa sikat gigi Anda untuk membersihkan lidah. Gosok secara perlahan.
3. Minum Air yang Cukup
Air putih yang Anda minum akan membantu meningkatkan produksi air liur atau saliva di dalam mulut sehingga kebersihan mulut tetap terjaga.
Usahakan minum air antara 8-10 gelas dalam satu hari saat buka puasa dan sahur untuk meminimalisasi bau mulut saat puasa.
Banyak minum air putih juga membuat badan tidak mudah lemas saat berpuasa.
4. Hindari Merokok
Saat berpuasa ada baiknya kegiatan merokok dihindari atau dikurangi karena dapat menimbulkan masalah pada kesehatan gigi dan mulut. Hal tersebut karena rokok dapat membuat rongga mulut menjadi kering.
Selain itu, nikotin pada rokok dapat menempel pada gigi sehingga menjadi plak yang dapat menimbulkan bau mulut. Rokok juga dapat meningkatkan risiko masalah pada gusi sehingga dapat memicu bau mulut yang tidak sedap.
4. Makan Permen Karet sebelum Tidur
Sempatkan untuk mengunyah permen karet sebelum tidur. Mengunyah permen dapat menghindarkan mulut dari kekeringan dan bisa menghilangkan partikel makanan yang menempel pada gigi sehingga dapat menghindari bau mulut.
Anda bisa memilih permen karet yang mengandung rasa mint supaya mulut menjadi segar.
5. Berkumur Air Mawar
Berkumur secara rutin dengan menggunakan air mawar sangat dianjurkan. Air mawar dapat diandalkan untuk mengusir bau mulut karena adanya kandungan antibakteri di dalamnya.
Namun jika tak ada air mawar, Anda bisa menggunakan obat kumur lain seperti betadine, glisterine dan sebagainya.
Sebagian orang mengatakan bahwa berkumur bisa menyebabkab batal puasa. Namun, jika Anda melakukannya dengan hati-hati, pasti tidak ada cairan yang tertelan.
6. Perhatikan Makanan dan Minuman
Makanan dan minuman yang dikonsumsi juga berpengaruh pada bau mulut. Untuk itu, agar bau mulut dapat terkontrol, Anda harus perhatikan asupan makanan dan minuman selama berada di bulan puasa.
Disarankan jangan mengonsumsi terlalu banyak produk susu saat sahur. Produk susu mengandung protein jenis tertentu yang ketika terurai dapat menyebabkan bau mulut.
Selanjutnya adalah makan sehat dan seimbang, hindari makanan beraroma kuat atau pedas. Selain itu, sebaiknya hindari asupan berkafein, seperti kopi, teh, cokelat, soda, terutama saat sahur.
Jika Anda suka permen karet, bisa mengunyah permen karet sebelum tidur. Permen karet bisa membantu menghilangkan partikel makanan yang menempel pada gigi sehingga dapat menghindari bau mulut.














