Nusantara
Suporter Persis Solo Nekat Konvoi, Gibran Tegur Kaesang

Meski ditengah guyuran hujan, massa suporter Persis Solo tetap melakuakn konvoi menyambut kedatangan pemain Persis Solo. (Foto: Istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengaku sudah menegur sang adik, Kaesang Pangarep yang juga CEO Persis Solo. Teguran itu dilontarkan Gibran karena suporter Persis Solo tetap nekat melakukan konvoi dan berkerumun merayakan kemenangan Persis Solo di final Liga 2 kemarin.
“Iya sudah taik tegur, menahan diri dulu lah,” ujar Gibran kepada wartawan di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Jumat (31/12/2021).
Gibran juga mengingatkan jika terjadi kerumunan dan konvoi lagi dikhawatirkan tidak bisa menonton bola lagi secara langsung di stadion. Dirinya meminta kepada suporter Persis Solo agar euforia kemenangan Persis Solo tidak kebablasan.
“Jangan ada konvoi, jangan ada selebrasi kerumunan lagi. Apalagi ini malam tahun baru, tidak boleh ada kerumunan,” jelasnya.
Dirinya juga mengakui sulit untuk mengantisipasi kedatangan suporter dari luar Kota Solo. Saat disinggung reward yang akan diberikan kepada Persis Solo karena mampu menjuarai Liga 2, Gibran mengatakan pihaknya tidak ada rencana untuk memberikan reward. Bahkan Gibran mengatakan tugasnya sudah selesai karena Persis Solo sudah lolos ke Liga 1.
“Sudah sama manajemen, mosok aku terus. Tugas saya sudah selesai membawa Persis Solo ke Liga 1,” katanya lagi.
Sementara itu, kedatangan pemain dan official Persis Solo setelah kemarin malam melakukan laga final di Liga 2 melawan RANS Cilegon FC, disambut gegap gempita ribuan suporter Persis Solo.
Para suporter tersebut ada yang menyambut kedatangan pemain Persis Solo di pintu keluar Tol Colomadu. Mereka menunggu sejak siang hari dan tetap bertahan meskipun hujan desar mengguyur kawasan tersebut.
Tidak hanya di pintu keluar tol, ribuan suporter juga nampak menyambut di sekitar mess Persis Solo di De Solo Boutique. Tetapi sebagian besar massa tidak bisa mendekat di lokasi tersebut karena jalan menujuk mess ditutup oleh aparat kepolisian dan kerumunan dibubarkan oleh Tim Pengurai Kerumunan (TPK) Polresta Solo.
Massa akhirnya terkumpul di sekitar Flyover Manahan Solo sehingga menyebabkan kemacetan lalu lintas di kawasan tersebut. Para suporter tersebut juga menyalakan flare dan meneriakkan yel-yel kemenangan untuk Persis Solo. ***














