Connect with us

Nusantara

Menggembirakan! Capaian Vaksinasi Anak di Jateng Tinggi

Diterbitkan

pada

Di sela vaksinasi Dylan memijit punggung Ganjar. (Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengaku, meskipun vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun di wilayahnya belum lama di mulai, namun capaian dan antusiasme peserta di berbagai daerah sangat tinggi.

Dari beberapa Kota/Kabupaten yang dikunjunginya, semua dapat berjalan lancar. Seperti di Kabupaten Pekalongan, Boyolali, Sragen, dan Kota Semarang. Bahkan di Sragen saat ini sudah mencapai 50 persen lebih.

“Baru beberapa hari. Alhamdulillah sudah bagus. Sekarang saya lihat yang di Kota Semarang, kemarin lihat di Boyolali. Antuasiasme anak-anak luar biasa tinggi. Artinya kita punya kesempatan yang bagus untuk melakukan percepatan,” kata Ganjar saat mengunjungi vaksinasi di SD Karangturi, Kota Semarang, Kamis (30/12/2021).

Keyakinan untuk melakukan percepatan itu, tentunya didukung dengan sambutan yang bagus dari anak-anak yang berani dan hebat. Kemudian orang tua yang mendukung sehingga semua sangat membantu.

“Kalau kita bisa lakukan percepatan akan sangat bagus sekali untuk Jateng, untuk Indonesia. Anak-anak kita bantu untuk mengamankan dengan vaksin sambil terus jaga prokes,” kata Ganjar.

Advertisement

Semangat anak-anak dalam mengikuti program vaksinasi sendiri juga tak lepas dari perhatian Ganjar Pranowo, yang tak pernah berhenti untuk selalu datang dan menghibur anak-anak di berbagai daerah.

Ketika mengunjungi SD Karangturi Kota Semarang, segala tingkah siswa berhasil memikat hati Ganjar. Mulai dari keluguan, kelucuan, dan keberanian mereka dalam berkomunikasi. Salah satunya adalah Dylan Amora Prasetyo (8).

Saking akrabnya ngobrol dengan Ganjar, Dylan bahkan tidak merasakan jarum suntik sudah masuk ke lengan kirinya. “Sakit nggak disuntik? Tadi sudah masuk belum suntikannya?” tanya Ganjar.

“Nggak kerasa Pak. Tidak tahu kalau sudah disuntik,” jawab Dylan yang belum sadar ia sudah disuntik vaksin dosis pertama.

Jawaban Dylan itu pun membuat Ganjar senang. Dylan langsung mendapat pujian karena tidak takut bahkan tidak terasa saat disuntik vaksin. “Hebat. Mungkin satu sekolahan ini yang paling hebat kamu, karena tidak merasakan suntikan,” sebut Ganjar.

Advertisement

Tanggapan Dylan sekali lagi membuat Ganjar terkesan. Dylan mengaku tidak takut karena ia bercita-cita menjadi artis Korea. “Soalnya aku nanti mau jadi artis Korea jadi harus berani,” ujar Dylan.

Obrolan keduanya semakin hangat ketika Dylan menceritakan aktivitasnya di rumah membantu orang tua untuk pekerjaan ringan seperti cuci piring, mengepel, dan menyapu. Ia juga sering memijat ibunya yang kelelahan usai bekerja.

“Mami kan kerja terus, jadi aku pasti bantu pijetin. Biasanya pijat punggung sama kaki,” ujar Dylan. Mendengar penuturan itu, Ganjar kemudian meminta Dylan mempraktikkan dengan memijat punggungnya.***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement