Connect with us

Nusantara

Gempa Jember Rusakkan Sejumlah Rumah

Diterbitkan

pada

Sejumlah rumah yang rusak akibat gempa. (Foto: Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Gempa bumi bermagnitudo 5,1 mengagetkan warga Kabupaten Jember, Kamis (16/12/2021) pagi. Sejumlah rumah mengalami kerusakkan akibat getaran gempa yang berpusat di tengah laut tersebut, dirasakan sekitar pukul 06.01 WIB tersebut.

Salah seorang warga Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember, Hari Triyono (47) mengaku bersama para tetangganya langsung berhamburan keluar rumah. “Kami lama tak berani masuk, khawatir ada gempa susulan,” ujarnya, Kamis (16/12/2021).

Seperti diketahui, gempa berpusat di laut dengan kedalaman 10 km, tepatnya berada di 42 km barat daya Kabupaten Jember, yakni pada koordinat 8.55 Lintang Selatan (LS) dan 113.49 Bujur Timur (BT).

Getaran keras yang ditimbulkannya menyebabkan rumah di tujuh desa di empat kecamatan di Kabupaten Jember terdampak. Ketujuh desa itu diantaranya di antaranya Desa Sumberejo, Desa Pontang, dan Desa Sabrang di Kecamatan Ambulu. Kemudian Desa Wonoasri dan Desa Pondokrejo di Kecamatan Tempurejo.

Selanjutnya di Desa Sidomulyo di Kecamatan Silo, dan Desa Jambe Arum di Kecamatan Puger. Satu rumah roboh dan genteng serta atap rumah berjatuhan akibat gempa.

Advertisement

Guncangan gempa dirasakan kuat di wilayah Kabupaten Jember dan Kabupaten Lumajang. Sementara di Kabupaten Probolinggo guncangan gempa dirasakan lemah.

Menurut Koordinator Tagana Jember, Muhammad Nur Kholis menyatakan, hingga saat ini dari hasil assesment awal dan kaji cepat tagana didapati adanya kerusakan beberapa bangunan di wilayah selatan Jember.

Dia kemudian menyebut di Kecamatan Ambulu Desa Ambulu, rumah warga yang dihuni 1 KK mengalami rusak ringan, Desa Sumberejo 2 KK rusak ringan dan Sedang, kemudian salah satu Pondok Pesantren juga mengalami rusak ringan, Desa Andongsari 1 KK rusak sedang dan di Desa Sabrang rumah 1 KK dinyatakan rusak berat.

Wilayah kecamatan lainnya yang terdampak adalah Kecamatan Tempurejo, Kecamatan Silo, Kecamatan Puger dan kecamatan Wuluhan. Dengan rata-rata tingkat kerusakan ringan dan sedang.

Dia menyebut tiap Kecamatan itu yang mengalami kerusakan antara satu hingga dua Desa. “Setiap desanya hanya satu dua rumah yang mengalami kerusakan,” ujarnya.

Advertisement

Data total sementara kerusakan akibat gempa tersebut yaitu ; Rusak ringan 8 KK (Ponpes), rusak sedang 4 KK dan rusak berat 1 KK. “Kami masih terus melakukan pendataan di lapangan,” ujarnya.***

Lanjutkan Membaca
Advertisement