Lifestyle
8 Cara Merawat Tanaman Bonsai agar Tumbuh dengan Baik, Pemula Wajib Tahu

Foto Ilustrasi (Istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Bonsai merupakan salah satu jenis tanaman hias yangsering digunakan untuk memperindah rumah. Saat merawat bonsai agar dapat tumbuh dengan baik, tentu kamu harus mengetahui cara merawat tanaman bonsai dan perlu pemeliharaan khusus.
Di saat pandemi Covid-19 muncul, banyak hobi-hobi bermunculan untuk mengisi waktu luang, salah satunya berkebun. Tak hanya janda bolong dan aglonema, tanaman hias bonsai juga termasuk tanaman yang digemari masyarakat.
Apabila tertarik merawat tanaman satu ini, kamu bisa memilih jenis yang cocok untuk lingkungan di sekitar rumah. Merawat tanaman bonsai bisa dikatakan susah-susah gampang. Namun, jika mengetahui cara merawat tanaman bonsai dengan benar, maka bonsai akan tumbuh dengan baik.
Baca juga: 7 Cara Merawat Tanaman Aglonema agar Indah dan Tumbuh Subur
Berikut beberapa cara merawat tanaman bonsai yang telah faktualid.com rangkum dari berbagai sumber.
Daftar isi
1. Memilih jenis tanaman bonsai
Cara merawat tanaman bonsai yang pertama yaitu memilih terlebih dahulu jenis tanaman bonsai. Jika kamu merupakan pemula dalam merawat tanaman bonsai, disarankan memilih jenis juniper. Bonsai jenis ini dianggap mudah untuk ditanam dibandingkan jenis bonsai lainnya.
Bonsai juniper juga memiliki daya tahan terhadap sinar matahari. Tak hanya kuat di luar ruangan, ternyata bonsai ini juga dapat ditanam di dalam maupun di luar ruangan.
Selain itu, bonsai juniper juga merespons dengan baik ketika dipangkas. Pasalnya, bonsai juniper merupakan tanaman dengan daun yang akan terus hijau sepanjang tahun.
2. Tentukan lokasi penanaman

Foto Ilustrasi (Istimewa)
Menentukan lokasi penanaman juga merupakan salah satu cara merawat tanaman bonsai. Jika sudah memulai merawatnya, kamu perlu menentukan lokasi penanaman apakah di dalam atau di luar ruangan.
Ada beberapa jenis bonsai yang bisa ditanam sesuai dengan lokasi penanamannya, sebagai berikut:
- Di dalam ruangan: ficus, hawaiian umbrella, serissa, gardenia, camellia, kingsville boxwood.
- Di luar ruangan: juniper, cypress, cedar, maple, birch, beech, ginkgo, larch, elm.
3. Waktu menyiram bonsai

Foto Ilustrasi (Istimewa)
Cara merawat tanaman bonsai berikutnya yaitu memperhatikan waktu untuk menyiram pohon bonsai. Sebenarnya tidak ada patokan waktu untuk melakukan penyiraman. Tetapi, kamu bisa menyiram tanaman bonsai sebanyak 2 kali dalam sehari, yakni pagi dan sore hari.
Perlu diketahui, saat menyiramnya kamu perlu memperhatikan suhu di sekitar. Jika musim panas, siram bonsai 2 kali sehari. Sedangkan jika musim penghujan atau bersuhu dingin, disaranakn untuk menyiramnya satu kali saja dalam sehari.
Perhatikan juga saat melakukan penyiraman, pastikan akar bonsai mendapat asupan air yang optimal agar dapat tumbuh dengan baik.
4. Pemberian pupuk
Sama seperti merawat tanaman lainnya, cara merawat tanaman bonsai juga membutuhkan pupuk. Sebaiknya, gunakan pupuk urea atau NPK untuk tanaman bonsai. Selain itu, kamu juga bisa menggunakan pupuk organik dalam merawat tanaman satu ini. Lakukan penggantian pupuk dalam kurun waktu satu bulan sekali.
Baca juga: Jangan Dibuang, ini 6 Manfaat Cangkang Telur untuk Tanaman
5. Media tanam

Ilustrasi media tanam (Foto: Istimewa)
Selain pemberian pupuk, cara merawat tanaman bonsai juga perlu memperhatikan media tanamnya. Gunakan campuran tanah, pasir, dan pupuk kandang sebagai media tanam untuk merawat tanaman bonsai.
Saat memilih tanah untuk tanaman bonsai, pilihlah tanah berwarna hitam dan tidak padat. Untuk pasirnya, gunakan pasir dari sungai atau gunung agar memudahkan penyerapan air dan menghindari genangan. Sedangkan pupuk kandang dapat berfungsi sebagai asupan nutrisi agar bonsai tumbuh sehat.
6. Waktu memangkas tanaman bonsai
Cara merawat tanaman bonsai berikutnya yaitu mengetahui waktu memangkas ranting pohon bonsai. Pemotongan atau pemangkasan ini dilakukan untuk mengontrol pertumbuhan cabang, ranting, dan daun.
Kamu perlu memperhatikan pertumbuhan tanaman bonsai. Jika tumbuh lebih cepat, lakukan pemotoangan satu bulan sekali. Namun, jika pertumbuhannya lambat, lakukan pemotongan 2-3 bulan sekali.
Selain itu, kamu bisa mengetahui tanaman bonsai perlu dipangkas atau tidak dari warna daunnya. Jika daunnya mengeluarkan warna kuning pucat, kemungkinan tanaman bonsai akan muncul daun baru. Untuk itu, kamu perlu melakukan penanganan yang tepat.
7. Pemilihan dan waktu mengganti pot

Foto Ilustrasi (Istimewa)
Apabila tanaman bonsai yang kamu miliki sudah tumbuh seiring bejalannya waktu, kamu perlu mengganti pot agar dapat mempermudah pertumbuhan akarnya. Untuk waktu sebagai cara merawat tanaman bonsai ini, sebaiknya cek dan ganti pot bila perlu dalam satu bulan sekali.
Saat memindahkan tanaman bonsai ke pot yang baru, pastikan pot tersebut mempunyai lubang di bawahnya. Ini bertujuan sebagai jalur keluarnya air ketika tanaman bonsai disiram.
8. Pembasmian hama
Sama halnya seperti tanaman lain, cara merawat tanaman bonsai juga perlu memperhatikan dan membasmi hama. Umumnya, hama yang sering menyerang tanaman bonsai adalah ulat dan wereng cokelat. Untuk menghilangkan hama tersebut, lakukan penyemprotan dengan insektisida.***














