Olahraga
Buru Pelatih! Ada Kemungkinan PSIS “CLBK” Dengan Dragan Djukanovic

Yoyok Sukawi. (Foto: Istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Setelah Imran Nahumarury mundur karena gagal mengangkat performa PSIS Semarang, kini pihak manajemen mulai berburu pelatih baru, serta melakukan evaluasi terhadap tim.
Dari kalangan suporter fanatik sendiri seperti Panser Biru dan Snex, telah didengungkan nama-nama pelatih seperti sang mantan Dragan Djukanovic, Joko Susilo, hingga Djajang Nurjaman.
Tapi dari ketiga nama tersebut, yang sangat dimungkinkan adalah terwujudnya Cinta Lama Bersemi Kembali (CLBK), antara Dragan dengan PSIS.
CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi, tidak membantah jika pihaknya saat ini mulai menyeleksi calon pelatih baru untuk Laskar Mahesa Jenar. Ia bahkan menegaskan kriteria pelatih seperti apa yang diinginkan.
“Yang kita butuhkan adalah pelatih tegas serta mampu mengendalikan pemain. Terutama, pelatih itu jangan baperan,” ucap Yoyok Sukawi di Semarang Senin (20/12/2021).
Menyangkut evaluasi untuk PSIS Semarang, diakuinya sudah dilakukan. Sejumlah masalah pun ditemukan, mulai dari pemain hingga staf pelatih.
“Kalau soal evaluasi terhadap tim sudah dimulai. Kita ingin memperbaiki semangat dan soliditas. Kemarin Coach Imran mengundurkan diri. Kemudian satu pemain kami lepas, dan mungkin akan ada lagi. Dari evaluasi, memang nampak benangnya ruwet sekali. Ofisial dan pelatih tak solid, pemain juga sama. Jadi masalah di PSIS itu lebih ke non teknis Misal selagi kita diatas angin, pemain justru indisipliner,” titirnya.
Disinggung soal rumor PSIS bakal CLBK dengan Dragan Djukanovic, Yoyok menyebut, memang ada minat mendatangkannya lagi. Tapi Dragan sendiri saat ini masih terikat kontrak dengan klub Divisi 2 Liga Super Yunani, AE Karaiskakis.
“Dia memang kita incar. Tapi sayang yang bersangkutan masih terikat kontrak dengan tim lain,” ungkapnya.
Sebagai alternatif, lanjutnya, bisa saja manajemen mengambil dari staf pelatih di Internal PSIS Semarang. Tapi semua butuh pertimbangan matang.
“Yang jelas kita tidak akan diam. Terus berburu pelatih berkualitas. Saat ini di kantong sudah ada 4 nama pelatih, 3 lokal 1 asing,” pungkas.***













