Olahraga
Jenazah Pelatih Valencia yang Tenggelam di Labuan Bajo, Ditemukan

Tim SAR berhasil menemukan jenazah pelatih Valencia. (Foto : istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA : Pihak kepolisian memastikan jenazah yang ditemukan tim SAR Gabungan pada Minggu (4/1/2026) pagi merupakan salah satu korban kapal tenggelam KM Putri Sakinah, yaitu jenazah pelatih sepak bola putri Valencia, Martin Carreras Fernando.
Diketahui, pelatih asal Spanyol itu tengah berlibur ke Labuan Bajo bersama istri dan anaknya. Namun naas, kapal yang mereka tumpangi tenggelam.
Jenazah Martin ditemukan sekitar pukul 08.47 Wita dan selanjutnya dilakukan proses identifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) yang terdiri dari unsur Dokkes dan Inafis Polres Manggarai Barat, bekerja sama dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Komodo Labuan Bajo.
Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, selaku SAR mission coordinator menjelaskan, hasil identifikasi resmi kepada awak media.
Baca Juga : Valencia Umumkan Pelatih Fernando Martin Jadi Korban Tewas Kapal Tenggelam di Labuan Bajo
“Dari hasil identifikasi yang telah dilakukan oleh kepolisian dan RSUD Komodo Labuan Bajo, dapat kami sampaikan bahwa memang betul itu adalah salah satu dari korban kapal tenggelam KM Putri Sakinah yang tejadi pada 26 Desember 2025 lalu. Dari hasil identifikasi yang disampaikan, atas nama Martin Carreras Fernando, jenis kelamin laki-laki, dan umur 44 tahun,” ujarnya.
Setelah penemuan jenazah tersebut, tim SAR Gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian korban lainnya sesuai rencana dan lokasi ditemukannya korban terakhir. Fokus pencarian masih dilakukan dengan metode penyisiran mengikuti arah arus permukaan laut di sekitar lokasi kejadian.
Metode pencarian yang dilakukan meliputi penyisiran laut, penyelaman oleh tim penyelam profesional, serta penggunaan peralatan sonar seperti pada hari-hari sebelumnya.
Baca Juga : Kapal Wisata Tenggelam di Labuan Bajo, Menpar Widayanti: Kemenpar Terus Pantau, Koordinasi dengan Kedubes Spanyol
Untuk tantangan pencarian saat ini memang kita sudah berupaya, tetapi kita melihat arus permukaan dan bawah cukup deras, sehingga tim masih berusaha untuk melakukan pencarian,” ungkap Fathur Rahman.
Sebelumnya, tim SAR Gabungan telah menemukan satu warga negara asing (WNA) asal Spanyol yang menjadi korban tenggelamnya KM Putri Sakinah pada Minggu pagi. Operasi pencarian korban kapal tenggelam tersebut kini telah memasuki hari ke-10.
Baca Juga : Akibat Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Para Turis di Labuan Bajo Diangkut dengan Kapal Laut
Fathur Rahman menjelaskan, pada hari ini tim SAR Gabungan melaksanakan pencarian terhadap tiga WNA Spanyol yang masih dinyatakan hilang. Pencarian dilakukan dengan menyisir pulau-pulau terdekat, menurunkan sonar, serta melakukan penyelaman di sejumlah titik yang dicurigai.
“Tepat pukul 08.47 Wita pagi tadi tim SAR Gabungan menemukan satu jenazah diduga korban KM Putri Sakinah pada koordinat 8°36’32.58″S – 119°36’32.22″E dan jarak penemuan korban dari LKK sejauh 1.13 Nautical Mile oleh tim RIB KPJ 2007 (Ditpolair Polda NTT),” ungkapnya.
Seiring dengan penemuan korban tersebut, tim SAR Gabungan memutuskan kembali memperpanjang masa pencarian korban KM Putri Sakinah hingga Rabu (7/1/2026).
“Dengan ditemukannya korban, dalam aturan undang-undang, operasi ini dibuka kembali,” jelas Fathur.***














