Connect with us

Olahraga

Manajer: Timnas Futsal Putra Ikut Berlaga ke SEA Games 2021

Avatar

Diterbitkan

pada

Tim nasional futsal Indonesia yang berlaga di Piala Futsal AFF 2022 di Bangkok, Thailand. (Foto: AFF-FAT)

FAKTUAL-INDONESIA: Manajer tim nasional futsal putra Indonesia Dimas Bagus Kurniawan menyebut bahwa skuadnya akan berkompetisi di SEA Games 2021, Vietnam.

“Insha Allah jadi (berangkat ke SEA Games 2021-red),” ujar Dimas  ketika dihubungi dari Jakarta, Minggu (10/4/2022) malam.

Menurut dia, skuad Garuda” ditargetkan untuk meraih medali emas pada Pesta Olahraga Asia Tenggara tersebut.

Meski begitu, Dimas tidak bisa menjabarkan lebih detail tentang bagaimana timnas futsal akan berangkat ke SEA Games 2021.

Seperti diketahui, futsal tidak termasuk cabang olahraga yang diberangkatkan ke SEA Games 2021 lantaran dianggap tidak memiliki peluang untuk mendapatkan medali.

Advertisement

“Saya tidak bisa berkomentar soal itu (bagaimana timnas futsal berpartisipasi di SEA Games 2021-red), termasuk siapa saja pemain yang masuk skuad. Soal teknis menjadi keputusan pelatih,” kata Dimas dilansir antaranews.com.

Federasi Futsal Indonesia (FFI) sendiri serius dalam mengirimkan atlet-atletnya ke SEA Games 2021, baik putra maupun putri.

FFI bahkan sudah memanggil 18 pemain timnas putri untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) mulai akhir Maret 2022.

Pertandingan cabang olahraga futsal SEA Games 2021 rencananya digelar pada pertengahan Mei 2022.

Sejak futsal dikompetisikan di SEA Games pada tahun 2007, timnas putra Indonesia meraih tiga medali perunggu yaitu pada tahun 2007, 2011 dan 2013.

Advertisement

Sementara timnas putri baru mendapatkan satu medali perunggu pada tahun 2017.

Kalah Adu Penalti

Tim nasional futsal Indonesia sendiri harus puas menjadi runner-up Piala Futsal AFF 2022 setelah dikalahkan Thailand lewat adu penalti, lantaran kedua tim imbang 2-2 saat waktu normal, pada laga final yang digelar di Bangkok, Thailand, Minggu (10/4/2022).

Dalam pertandingan tersebut, Indonesia sempat unggul dua gol lewat Evan Soumilena dan Ardiansyah Runtuboy, namun berhasil dibalas Thailand melalui Krit Aransanyalak serta Muhammad Osamanmusa. Thailand akhirnya menundukkan Indonesia dengan skor 5-3 dalam adu penalti.

Skuad Garuda memulai laga dengan baik. Belum ada 10 menit pertandingan berjalan, pivot andalan Indonesia Evan Soumilena melesakkan gol pertama untuk keunggulan timnya.

Advertisement

Thailand berusaha membalas, tetapi penampilan gemilang kiper Muhammad Albagir dan rapatnya pertahanan membuat mereka gagal mengubah skor sampai laga memasuki jeda.

Pada paruh kedua, Indonesia langsung tancap gas. Baru lima menit laga dimulai kembali, Indonesia menggandakan kepemimpinan mereka menjadi 2-0 lewat sontekan Ardiansyah Runtuboy yang memanfaatkan bola pantul di depan gawang lawan.

Setelah itu, Thailand yang membutuhkan gol mulai mengendalikan permainan dan mengurung Indonesia. Selalu gagal menghadirkan gol setelah berkali-kali mencoba, Thailand mulai menerapkan strategi power play mulai menit ke-34.

Hasilnya, pada menit ke-40 atau tak sampai satu menit menjelang laga usai, Thailand memperkecil kedudukan lewat tendangan Krit Aransanyalak.

Gol itu seakan membakar semangat tim Gajah Putih. Hanya selang beberapa detik saja, mereka menghasilkan gol penyama kedudukan berkat sang pivot Muhammad Osamanmusa.

Advertisement

Skor 2-2 membuat pertandingan berlanjut ke babak tambahan yang tuntas dengan kedudukan serupa.

Laga pun beralih ke adu penalti. Osamanmusa yang menjadi penendang pertama Thailand sukses melesakkan gol, yang disamakan Firman Ardiansyah.

Ronnachai Jungwongsuk menjadikan skor 2-1 yang tak bisa diseimbangkan Indonesia lantaran sepakan penalti Ardiansyah Runtuboy gagal menjebol gawang Thailand.

Kemudian, seluruh eksekutor Thailand yang tersisa yakni Panut Kittipanuwong, Krit Aransanyalak dan Peerapat Kaewwilai berhasil menjalankan tugasnya dengan baik.

Dua penendang lain dari Indonesia yakni Syauqi Saud dan Ardiansyah Nur sejatinya pun membuat skor dari penalti, tetapi itu tak dapat menyelamatkan Indonesia dari kekalahan.

Advertisement

Bagi Thailand, gelar juara Piala Futsal AFF 2022 menjadi yang ke-16 sejak turnamen itu dilaksanakan pada tahun 2001.

Sementara untuk Indonesia, raihan sebagai runner-up tersebut merupakan pencapaian keempat setelah sebelumnya diraih pada tahun 2006, 2008 dan 2019. Pada semua pertandingan final itu, Indonesia selalu bersua dengan Thailand.

Ketua PSSI, Mochamad Iriawan yang akrab dipanggil Iwan Bule itu tetap memuji perjuangan Evan Soumilena meski gagal meraih juara.

“Meskipun kalah lewat adu penalti di final Piala AFF Futsal, kalian sudah memperlihatkan perjuangan yang luar biasa. Terima kasih,” tulis Iriawan dalam akun Twitternya, @iriawan84.

“Tentunya saja bersama rakyat Indonesia tetap bangga. Tetap semangat Timnas Futsal Indonesia,” jelas Iriawan. ***

Advertisement

Lanjutkan Membaca