Connect with us

Olahraga

APG 2022 Solo: Pecah Telor, Cabor Boccia Sabet Emas Pertama Penuhi Target

Diterbitkan

pada

Atlet boccia Indonesia Wening Prabawati melakukan lemparan dalam pertandingan melawan Chalisa Khiawjantra asal Thailand di nomor Women Individual kelas BC4 cabang olahraga boccia 11th ASEAN Para GAmes 2022. menang dengan skor akhir 4 – 3. Pertandingan ini digelar di GOR Fakultas Olahraga UNS, Surakarta. Selasa, 2 Agustus 2022. (Foto: INASPOC/Agustinus Tri Mulyadi)

FAKTUAL-INDONESIA: Pecah telor, atlet Indonesia akhirnya mampu meraih medali di cabang olahraga (cabor) boccia di ASEAN Paragames (APG) XI Solo. Satu medali emas, dua perak dan dua perunggu berhasil diraih atlet-atlet boccia Indonesia.

Dengan raihan satu emas itu, cabor boccia berhasil memenuhi target dalam event APG XI Solo.

Medali emas berhasil diraih Wening Prabawati di kelas BC4 female. Sedangkan  dua medali perak berhasil diraih Gischa Zayanadi kelas female BC2 serta Handayani di kelas BC1.

Untuk medali perunggu berhasil diraih atlet Febrianti Vani Rahmadhani di kelas female BC2. Serta Rexus Ohee dari kelas male individual BC3

“Alhamdulillah hari ketiga kemarin anak -anak bisa bermain fight dan bagus. Alhamdulillah beberapa hasil kita dapat menyumbangkan medali. Satu emas, dua perak dan satu perunggu total ada empat yang sudah kita pastikan dapat,” jelas Pelatih Boccia Indonesia, Muhammad Bram Riyadi di Hall FKOR UNS Solo, Jawa Tengah,  Rabu (3/8/2022).

Raihan medali dari cabor boccia masih akan bertambah karena saat ini masih berlangsung sejumlah pertandingan.

Advertisement

“Masih ada beberapa pertandingan yang masih berjalan. Kami berharap masih bisa dioptimalkan untuk menambah medali,” jelasnya lagi.

Di event APG XI 2022,  cabor boccia ditargetkan meraih 1 medali emas. Dan saat ini target tersebut sudah tercapai.

APG Solo 2022 diikuti 11 negara Asia Tenggara dengan mempertandingankan 14 cabang olahraraga. Ajang ini juga melibatkan Lembaga Pengelola Dana dan Usaha Keolahragaan (LPDUK) Kemenpora sebagai mitra INASPOC (Panitia Pelaksana ASEAN Para Games 2022) dalam pengelolaan dana sponsor. ****

Lanjutkan Membaca
Advertisement