Home NasionalNusantara Terminal Tirtonadi Buka Layanan Tes Swab Antigen Untuk Penumpang AKAP

Terminal Tirtonadi Buka Layanan Tes Swab Antigen Untuk Penumpang AKAP

oleh Uti Farinzi
 

Petugas melakukan tes swab antigen ke salah satu penumpang AKAP di Terminal Tirtonadi Solo. (Foto : Istimewa)

 
 
FAKTUALid – Terminal Tipe A Tirtonadi Solo, mulai membuka layanan tes swab Antigen, Rabu (7/7/2021). Melalu Posko Swab Antigen yang dibentuk, penumpang bus AKAP (antar kota antar provinsi) bisa melakukan tes swab Antigen di terminal.
 
Menurut Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Tirtonadi, Joko Sutriyanto, hal ini dilakukan sebagai salah satu upaya memutus mata rantai penularan Covid-19.
 
“Posko ini merupakan kerjasama antara Kementerian Perhubungan dengan PT. Triegold Boemi Rahayu, melalui Laboratorium Karnia. Klinik dan laboratorium ini merupakan salah satu klinik dan laboratorium rujukan Covid-19,” jelas Joko.
 
Lebih lanjut Joko mengatakan Posko yang dibentuk tersebut sebagai fasilitas untuk mempermudah bagi penumpang Bus AKAP yang hendak bepergian. Sesuai dengan aturan PPKM Darurat, setiap penumpang AKAP wajib memperlihatkan bukti telah divaksin dan hasil negatif tes swab Antigen.
 
“Untuk penumpang yang mengakses layanan swab Antigen biaya yang dikenakan sebesar Rp90.000,” jelasnya lagi.
 
Layanan ini dilaksanakan mulai pukul 08.00 – 15.30 WIB setiap harinya. Tes swab Antigen di Terminal Tirtonadi Solo bisa diakses selama masa PPKM Darurat yakni hingga sampai tanggal 20 Juli mendatang.
 
“Kita berharap, masyarakat pengguna transportasi bisa lebih mudah dengan adanya fasilitas ini. Pengecekan syarat penumpang bus AKAP akan dilakukan petugas terminal sejak awal pemberangkatan penumpang dari Solo.
 
Selain itu, petugas terminal juga melakukan sosialisasi kepada penumpang di dalam bus terkait persyaratan yang harus dibawa penumpang bus AKAP selama berlangsungnya PPKM Darurat.
 
“Kalau ada calon penumpang yang tidak bisa menunjukkan surat bukti vaksin, kita tunda dulu. Hingga saat ini baru satu yang ditunda keberangkatannya karena tidak bisa menunjukkan surat vaksin,” pungkasnya. (Uti Farinzi) ***

Tinggalkan Komentar