Connect with us

Nusantara

Nadiem Makarim Minta Mahasiswa Manfaatkan Program Kampus Merdeka

Diterbitkan

pada

 
 

Mendikbud Ristek, Nadiem Makarim mengajak mahasiswa mengikuti program kampus merdeka. (Foto : Istimewa)

 
FAKTUALid – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbud Ristek), Nadiem Makarim, mengajak mahasiswa untuk memanfaatkan program kampus merdeka.
 
Hal ini dikatakan Nadiem dalam  Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa  Baru (PKKMB) UNS, Jumat (13/8/2021) yang dilakukan secara daring.
 
“Menjadi mahasiswa tidak sama seperti kenaikan jenjang sekolah, menjadi mahasiswa artinya memiliki kemerdekaan yang lebih luas untuk menentukan masa depan. Oleh karena itu, Kemdikbud Ristek memberikan hak kepada seluruh mahasiswa untuk belajar di luar Prodi atau luar kampus selama 3 semester,” jelas Nadiem.
 
Mahasiswa Indonesia bisa memanfaatkan untuk mengikuti program-program kampus merdeka. Seperti magang di perusahaan atau organisasi sosial dunia, melakukan studi independen, membangun desa.
 
Selain itu juga melakukan riset, mengerjakan proyek kemanusiaan, merancang dan merintis wirausaha, melakukan pertukaran mahasiswa di luar atau dalam negeri, atau mengajar di SD SMP melalui program kampus mengajar.
 
Seluruh program tersebut dirancang untuk memberikan peluang kepada mahasiswa dengan keragaman minat dan ketertarikan agar mendapatkan pengalaman yang tidak tertulis dalam buku teks atau diajarkan di buku kelas.
 
“Pengalaman itu akan menjadi kendaraan dalam meraih mimpi masa depan. Kami telah berkomitmen tidak hanya memberikan kemerdekaan bagi mahasiswa, tapi menjamin keselamatan perjalanan kalian menggapai cita-cita,” jelasnya lagi.
 
Lebih lanjut, Nadiem mengatakan keunggulan dari program kampus merdeka ini adalah mahasiswa tidak perlu mengorbankan masa studinya. Karena Kemdikbud Ristek telah mewajibkan perguruan tinggi untuk menerapkan transfer kredit dengan hitungan 20 SKS pada setiap program kampus merdeka.
 
“Selain itu, melalui kerja sama yang dijalin dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), mahasiswa akan mendapatkan uang saku selama mengikuti program kampus merdeka,” katanya.
 
Tidak hanya itu, Kemdikbud Ristek juga menyediakan beragam beasiswa gelar dan nongelar bagi mahasiswa aktif di Indonesia, salah satunya adalah Beasiswa Unggulan yang dapat diikuti oleh mahasiswa baru yang duduk di semester 1.
 
Nadiem mengatakan komitmen pemerintah untuk memerdekakan pendidikan tinggi tidak akan membuahkan hasil tanpa dukungan dan partisipasi mahasiswa dalam program kampus merdeka.
 
“Manfaatkan masa kuliah kalian untuk mengenal diri kalian, membangun jembatan untuk meraih mimpi, dan berkontribusi untuk negeri. Saya percaya bahwa kemerdekaan adalah napas pemuda, napas para mahasiswa, generasi penerus bangsa,” katanya lagi.
 
Sebanyak 12.598 mahasiswa baru Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, dilantik Rektor UNS, Prof. Jamal Wiwoho, Jumat (13/8/2021) kemarin. Seusai dilantik, mereka mengikuti PKKMB yang juga dihadiri secara virtual, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. (Uti Farinzi) ***
 

Lanjutkan Membaca
Klik Untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement