Nusantara
Sebanyak 196 Nakes Termasuk Kadinkes Kudus Terpapar Covid-19

Layanan kesehatan di Kudus diawasi ketat. (Foto: Istimewa)
FAKTUALid – Sebanyak 196 tenaga kesehatan (nakes) termasuk Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus, terpapar Covid-19. Selain Kadinkes, sekretarisnya beserta Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit juga terkonfirmasi positif Covid-19.
“Jumlah nakes terpapar Covid-19 bertambah menjadi 196 orang, termasuk Kepala Dinas Kesehatan Kudus beserta sekretarisnya serta Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit,” kata Pelaksana harian Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kudus, Agus Budi Satriyo, Jumat (4/6/2021).
Hingga saat ini, lanjutnya, satu tenaga kesehatan dilaporkan meninggal dunia akibat Covid-19, sehingga jumlah nakes aktif positif berkurang menjadi 195 orang.
Agus menuturkan, langkah antisipasi agar tidak meluas, sudah diambil tindakan dengan melakukan penelusuran kontak erat. Kebetulan di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus ditemukan banyak kasus.
Hal serupa juga dilakukan di sejumlah perkantoran di lingkungan Pemkab Kudus dengan melakukan penelusuran kontak erat dengan penderita.
Perkantoran yang diketahui banyak kasus, telah diambil kebijakan untuk sejumlah aparatur sipil negara (ASN) bekerja dari rumah dan dilakukan sterilisasi perkantoran dengan penyemprotan menggunakan cairan disinfektan.
“Jika sebelumnya masih ditemukan ASN saat di perkantoran lepas masker, maka mulai saat ini diperketat lagi. Jika ada yang lepas masker tanpa alasan jelas akan diberi peringatan tegas karena ini demi kepentingan bersama,” ujarnya, dikutip dari Antara.
Juru Bicara Tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kudus Andini Aridewi, menambahkan dari 196 nakes yang terpapar, sebanyak 23 orang di antaranya menjalani perawatan.
Sebelumnya, jumlah nakes yang terpapar sebanyak 143 orang, sedangkan yang dirawat sebanyak 15 orang. Nakes yang terpapar Covid-19 ada yang berasal dari belasan Puskesmas dan beberapa dari rumah sakit, kini terus bertambah sehingga perlu kewaspadaan dan selalu mematuhi protokol kesehatan. (Ki Pujo Pandunung)***














