Nusantara
Perlintasan KA Jalur Rel Ganda Kembali Telan Korban

Jazad korban sebelum dievakuasi. (Foto: Istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Kecelakaan di perlintasan rel kereta jalur ganda kembali terjadi di Jawa Timur. Kali ini, giliran seorang pria yang hendak berangkat shalat ashar, meninggal tersambar KA perlintasan tak berpalang Desa Segodorejo, Kecamatan Sumobito, Jombang.
Menurut penjaga perlintasan, Saiful Amin (50), saat kejadian sekitar pukul 15.00 WIB, pihaknya sudah menutup palang pintu kereta karena akan ada kereta yang hendak melintas dari barat ke timur. “Korban yang mengendarai Motor Honda Beat bernopol S 3197 OAD terburu-buru, langsung menerobos palang pintu yang masih tertutup,” ujarnya, Kamis (17/3/2022).
Saiful masih menutup palang pintu karena akan ada lagi kereta yang hendak lewat dari arah timur ke barat. Korban yang tidak melihat ada kereta yang semakin mendekat itu, langsung tersambar KA Sri Tanjung yang sedang melaju dengan kecepatan tinggi.
Korban yang terseret hingga puluhan meter itu meninggal di lokasi kejadian. Sedangkan sepeda motor Beat yang dikendarai juga hancur berantakan.
Korban sendiri merupakan warga setempat yang rumahnya berada di utara jalur rel ganda tersebut. Saat kejadian, korban hendak hendak shalat berjamaah di Masjid Segodorejo yang berada di sisi selatan rel.
Perlintasan itu sudah dilengkapi dengan palang pintu manual, rambu dan sirine. Jenazah korban akhirnya dievakuasi ke kamar mayat RSUD Jombang sebelum diserahkan kepada keluarganya.
Sebelumnya, seorang driver ojek online (ojol) juga tewas tersambar kereta api di perlintasan rel ganda Jalan Tambak Mayor, Surabaya, pada Selasa (15/3/2022) pukul 12.52 WIB. Korban Bambang Paryadi (58) yang diduga sedang mengejar orderan itu, nekat menerobos pintu perlintasan yang masih tertutup dan tak menghiraukan bunyi sirine.
Saat kejadian, korban berhenti di belakang pintu perlintasan ketika KA Airlangga jurusan Pasar Turi-Semarang hendak melintas. Setelah KA itu melintas, k
Korban nekat membuka palang pintu lintasan untuk menerobos. Padahal petugas masih menutup pintu lintasan karena masih ada kereta yang akan lewat di jalur rel sebelahnya.***














