Ibu Kota
Kasus Omicron Tinggi, Pemprov DKI Terapkan Mikro Lockdown di 5 Kecamatan

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. (ist)
FAKTUAL-INDONESIA: Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menerapkan mikro lockdown di lima kecamatan lantaran masuk zona merah kasus Covid-19 varian Omicron. Selain itu juga ditingkatkan active case finding 3T-nya.
“Pemerintah pusat hingga daerah sudah mengeluarkan aturan dan instruksi terkait penerapan PPKM. Selanjutnya adalah
memastikan agar aturan dan instruksi tersebut dipatuhi,”tegas Wagub Ariza, Sabtu (22/1/2022), di Jakarta.
Dijelaskan Wagub Ariza, ibukota sementara menjadi provinsi paling banyak untuk kasus Omicron. “DKI Jakarta menjadi provinsi paling banyak yang kasus Omicron. Data dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat total kasus Omicron mencapai 988 orang, 663 di antaranya pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) dan 325 lainnya transmisi lokal,” tutur Wagub Ariza.
Menurut Wagub Ariza, daerah dengan kategori merah mencatat lebih dari delapan pasien Omicron ialah Kalideres, Kebon Jeruk, Kebayoran Baru, Kecamatan Cilandak, dan Senen. Ada beberapa wilayah yang masih berstatus hijau, seperti Menteng, Pulo Gadung, Pancoran, Kramat Jati, dan Ciracas.
“Perlu diketahui, ini data yang dihimpun Kemenkes RI hingga Minggu (15/1/2022,” papar Wagub Ariza. “Belum ada laporan data yang diperbarui terkait kategori warna setiap wilayah setelah DKI mencatat lebih dari 900 pasien Omicron. Bisa saja wilayah yang semula berada di kategori hijau, sudah berubah menjadi kuning atau kategori kuning naik ke ‘zona’ merah,” jelasnya.****













