Ibu Kota
BOR Jakarta Capai 61 Persen, Wagub DKI Sebut Siaga Hadapi ‘Serangan’ Varian Omicron

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. (ist)
FAKTUAL-INDONESIA: Kasus Covid-19 varian Omicron dalam beberapa pekan terakhir meningkat drastis di DKI, membuat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta menyatakan siaga untuk menghadapi ‘serangan’varian Omicron yang memang mudah menular.
Penegasan siaga itu disampaikan Wakil Guberur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Jumat (4/2/2022), di Jakarta.
Wagub Ariza menegaskan, jajarannya terus mempersiapkan ruang siap pakai untuk merawat pasien Covid jika gelombang ketiga terjadi. Seperti diketahui di Ibukota kini telah banyak yang terpapar varian Omicron yang memang punya daya tular lebih dahsyat dibanding varian sebelumnya, termasuk Delta.
Dijelaskan Wagub Ariza, kasus Covid-19 di DKI menyebabkan bed occupancy rate (BOR) di Jakarta sudah mencapai 61% dan kenaikan perawatan di ruang ICU mencapai 30%.
“Kami terus berupaya menyiapkan sarana dan prasarana,” ucap Wagub Ariza. “Kondisi terburuk kita siap, tapi mudah-mudahan tidak sampai ke situ. Kita khawatir nanti terjadi gelombang ke-3 seperti bulan Juni-Juli Agustus lalu,” sambungnya.
Menurut Wagub Ariza, pihak Pemprov DKI semakin memperketat pengawasan tempat publik dengan menindak pelanggar protokol kesehatan. Tingkat RT diharapkan aktif dan waspada untuk melapor jika menemukan pelanggaran prokes.
“Kita tingkatkan Satgas mulai dari tingkat provinsi ke bawah sampai RT, RW, call center pelaporan,” terang Wagub Ariza. Kalau ada warga, kafe, mall bahkan perkantoran yang melanggar prokes laporkan akan kami tindak,” imbuhnya. ****














