Connect with us

Nasional

Serahkan Bantuan di SMAN 1 Batang Anai Sumbar, Mendikdasmen Abdul Mu’ti: Pemulihan Layanan Pendidikan Jadi Prioritas

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Serahkan Bantuan di SMAN 1 Batang Anai Sumbar, Mendikdasmen Abdul Mu’ti: Pemulihan Layanan Pendidikan Jadi Prioritas

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti menyerahkan sejumlah bantuan awal di SMA Negeri 1 Batang Anai, Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor. (Kemendikdasmen)

FAKTUAL INDONESIA: Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti menegaskan bahwa pemulihan layanan pendidikan menjadi prioritas agar proses belajar dapat kembali berjalan dengan aman dan layak.

Menurut Mendikdasmen Abdul Mu’ti, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus berupaya mendistribusikan bantuan pembelajaran darurat, sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan pendidikan pada daerah terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatera Barat (Sumbar).

Seperti dilansir laman kemendikdasmen, merujuk data per 4 Desember 2024, bantuan awal yang disalurkan Kemendikdasmen yang terkena dampak banjir dan longsor Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh terdiri atas bantuan operasional tanggap darurat Rp6,4 miliar, santunan untuk siswa dan guru meninggal dan dirawat Rp293 juta, school kit totalnya 10 ribu pak, family kit 700 pak, tenda sekolah darurat 74, Starlink 3 buah, paket makanan ringan untuk anak 1.500 paket.

Baca Juga : Banjir dan Longsor Sumbar: 85 Korban Belum Ditemukan, 88 Meninggal Terbanyak di Kabupaten Agam

Pada hari pertama di Sumbar, Abdul Mu’ti, menyerahkan sejumlah bantuan awal di SMA Negeri 1 Batang Anai, Padang Pariaman, yaitu school kit untuk 100 siswa, family kit dan bantuan dana total Rp20 juta untuk 10 guru (masing-masing Rp2 juta), bantuan pemulihan sekolah sebesar Rp25 juta.

“Proses pembersihan di sekolah ini terus dilakukan dan kami tadi sedikit memberikan bantuan untuk pembersihan sekolah supaya prosesnya bisa lebih cepat dan dikerjakan oleh pihak-pihak yang memang berkompeten,” kata Abdul Mu’ti, Kamis (4/12/2025).

Advertisement

Abdul Mu’ti,  selain memberikan secara langsung bantuan pendidikan ke SMA Negeri 1 Batang Anai, juga  enam sekolah lainnya yang terkena dampak, masing-masing Rp25 juta.

“Kami menyampaikan belangsungkawa yang mendalam atas bencana yang melanda di Sumatra Barat. Di sekolah ini kami melihat mulai proses pembersihan, dan kami serahkan langsung bantuan bagi siswa dan guru yang terkena dampak, serta bantuan untuk pembersihan sekolah. Semoga sekolah dapat segera selesai pembersihannya,” tutur Mu’ti

Baca Juga : Mendikdasmen Mu’ti Tekankan Buku “Apa Jadinya Dunia Tanpa Indonesia” Sumber Inspirasi Menumbuhkan Rasa Percaya Diri Bangsa

Di SMA Negeri 1 Batang Anai, Mendikdasmen meninjau langsung ruang kelas, sarana belajar yang terdampak, serta mendengarkan laporan pihak sekolah terkait kebutuhan pemulihan.

Semangat Dan Harapan

Kehadiran Mendikdasmen, menurut Indah ramadhani murid SMA Negeri 1 Batang Anai, memberikan semangat dan harapan bagi pada murid dan guru yang terkena dampak bencana. “Kehadiran Bapak Menteri memberikan semangat dan meringankan beban kami yang terkena dampak bencana banjir,” tutur Indah saat ditemui di sekolahnya pada kesempatan yang sama.

Advertisement

Ia menceritakan saat dirinya terkena dampak bencana. Saat itu, katanya, banjir datang di tempatnya dan rumahnya terbawa arus. “Saat banjir datang rumah saya terhanyut, Alhamdulillah saya selamat,” tutur Indah.

Baca Juga : Gunung Marapi di Sumbar Erupsi Dini Hari dan Siang, Lontaran Abu Vulkanik Sampai 1,5 Km

Bantuan yang diberikan langsung oleh Mendikdasmen, kata Indah, sangat membantu dirinya. Akibat banjir, beberapa perangkat sekolah seperti sepatu, tas, dan lainnya sudah tidak dapat digunakan. “Dengan adanya bantuan school kit, dan lainnya dapat membantu menggantikan perangkat sekolah yang sudah tidak dapat digunakan,” tuturnya

Pada kesempatan ini, Kepala SMA Negeri 1 Batang Anai, Zulbaedah, menyampaikan terima kasih atas bantuan dan dukungan dari Mendikdasmen. Kehadiran Mendikdasmen memberikan semangat dan harapan agar belajar mengajar dapat kembali dilaksanakan.

“Alhamdulillah Bapak Menteri hadir dan memotivasi serta memberikan bantuan kepada kami agar lumpur dampak dari banjir dapat segera dibersihkan, sehingga proses belajar di sekolah dapat kembali dilaksanakan,” pungkas Zulbaedah. ***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement