Nasional
Gempa Pasaman Barat Mengakibatkan 4 Orang Tewas, Masa Tanggap Darurat 14 Hari

Kondisi Pasaman Barat, Sumatera Barat setelah gempa bumi
FAKTUAL-INDONESIA: Dampak gempa magnitude 6,2 yang menggetarkan Pasaman Barat, Sumatera Barat berdasarkan data sementara mengakibatkan empat orang meninggal dunia, luka berat 19 orang, luka sedang tujuh orang dan luka ringan 36 orang.
Sedangkan bangunan yang rusak sekitar 5.000 unit dan warga yang mengungsi 10.000 orang.
Tercatat ada 35 titik pengungsi dan dipusatkan di halaman kantor bupati setempat.
Pihak pemerintah telah mendirikan posko tempat pengungsian utama di halaman kantor bupati dan sejumlah lokasi di Kajai Talamau.
Hingga Jumat malam, warga di Kajai Kecamatan Talamau mendirikan tenda darurat di luar rumah.
Mereka masih takut dengan gempa susulan dan merobohkan rumah mereka. Sementara Pemkab Pasaman Barat, PMI, TNI dan Polri serta relawan terus memberikan bantuan tenaga untuk evakuasi dan menyalurkan bantuan makanan.
Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat menetapkan masa tanggap darurat gempa 14 hari ke depan sejak 24 Februari sampai 10 Maret 2022.
Bupati Pasaman Barat Hamsuardi di Simpang Empat, Jumat mengatakan telah mengeluarkan Surat Keputusan Bupati Pasaman Barat tentang Masa Tanggap Darurat Gempa Bumi.
Menurutnya selama masa tanggap darurat itu pihaknya akan melakukan langkah-langkah penanganan dampak gempa bumi itu.
Di antara yang akan dilakukan adalah pengkajian secara cepat dan tepat terhadap lokasi dan sumber daya, membuat langkah-langkah perencanaan dan penanggulangan bencana sesuai aturan yang berlaku dan membuat rencana kebutuhan belanja dan sumber biaya. ***













