Otomotif
6 Ciri-Ciri Radiator Mobil Rusak, Kenali Sebelum Terjadi Overheat

Ilustrasi radiator (Foto: northwestautohouston.com)
FAKTUAL-INDONESIA: Radiator merupakan salah satu komponen penting pada mobil. Kompenen ini berfungsi untuk mendinginkan suhu mobil. Saat radiator rusak, sistem pendingan mobil akan terganggu. Untuk itu, kenali ciri-ciri radiator mobil rusak agar tidak berdampak pada kinerja mesin.
Apabila radiator mengalami kerusakan, tentu mobil Anda bisa mengalami masalah dan dipastikan sistem pendingan bermasalah akan sehingga bisa menyebabkan overheat. Tak sedikit orang yang awam mengetahui terkait ciri-ciri radiator mobil rusak. Padahal, hal ini sangat perlu untuk dipahami oleh setiap pemilik mobil.
Dengan mengetahui hal tersebut, bisa menguntungkan Anda agar dapat melakukan tindakan yang tepat berkaitan dengan masalah radiator.
Baca juga: Simak 6 Cara Mengatasi Mobil Mogok di Tengah Jalan yang Perlu Diketahui
Berikut beberapa ciri-ciri radiator mobil rusak yang telah faktualid.com rangkum dari Auto2000 dan kompas.
Daftar isi
1. Mobil sering overheat

Ilustrasi mobil overheat (Foto: Istimewa)
Ciri-ciri radiator mobil rusak yang pertama yaitu overheat. Kondisi ini terjadi dimana mesin mengalami panas berlebih. Kejadian ini kerap dialami ketika radiator sudah rusak parah karena luput dari pengecekan.
Overheat bisa diakibatkan karena air radiator habis atau kipas radiator bermasalah. Jika salah satu dari keduanya terjadi, maka akan muncul masalah terkait pendinginan mesin mobil. Masalah radiator ini bisa saja terjadi dikarenakan radiator pernah mengalami benturan (misal tertabrak dari depan) atau terkena loncatan batu.
2. Selang radiator bocor

Foto Ilustrasi (Istimewa)
Tak jarang beberapa kendaran mengalami bocornya selang radiator dan bisa menjadi tanda atau ciri-ciri radiator mobil rusak. Selang radiator berfungsi untuk menghantarkan air bersuhu tinggi dari mesin ke radiator. Tak heran jika selang bisa berpotensi mengalami kebocoran akibat air bersuhu tinggi tersebut.
Selang input yang biasanya terletak dibagian tanki atas radiator, juga bisa mengalami kebocoran karena gigitan hewan, yakni tikus. Entah bagaimana tikus kerap masuk ke bagian mesin saat terparkir dan menggigit kabel tersebut sehingga bisa mengalami kebocoran.
3. Muncul tetesan di bumper bawah bagian depan

Ilustrasi tetesan di bagian depan bawah depan (Foto: Istimewa)
Ciri-ciri radiator mobil rusak berikutnya yaitu muncul tetesan di area bumper bawah depan. Sebenarnya tetesan yang berasal dari mobil merupakan hal wajar. Dapat dibilang wajar ketika hal tersebut terjadi pada bagian tengah, itu hanyalah tetesan air AC.
Berbeda jika ditemukan tetesan pada area bawah bumper depan. Itu mengindikasikan bahwa terdapat kebocoran pada radiator. Segeralah periska dan bawalah mobil ke bengkel untuk diperbaiki agar tidak berdampak pada kinerja mesin.
Baca juga: 9 Cara Mengemudi Hemat BBM, Mobil Jadi Irit dan Ramah Lingkungan
4. Permukaan radiator korosi
Selain muncul tetesan, ciri-ciri radiator mobil rusak lainnya adalah permukaan radiator korosi. Pada saat mempunyai mobil, memang sangat disarankan mengecek seluruh bagian mobil, termasuk radiator. Sesekali, periksa permukaan radiator untuk mengetahui kondisinya.
Para pemilik sering mengabaikan memeriksa bagian ini karena terhalang kondensor AC di depan dan di belakang terhalang kipas pendingin. Temukan sedikit celah diantara kipas pendingin untuk mengetahui permukaan radiator.
Periksa menggunakan senter apakah terjadi korosi atau kebocoran. Jika keduanya tidak terlihat berarti radiator mobil Anda dalam kondisi baik. Pasalnya, kedua hal itu menjadi tanda adanya kerusakan pada radiator.
5. Boros bahan bakar

Foto Ilustrasi (Istimewa)
Salah satu ciri-ciri radiator mobil rusak yang bisa dikenali adalah bahan bakar menjadi boros. Radiator yang bermasalah akan menyebabkan suhu mesin panas. Ternyata, panas tersebut mampu membuat konsumsi bahan bakar menjadi boros dibandingkan biasanya.
Itu terjadi karena efek dari proses pendinginan yang tidak sempurna juga akan membuat konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros dibandingkan sebelumnya. Cermatilah konsumsi bahan bakar apakah boros atau normal. Apabila boros, coba periksa radiator apakah terdapat kerusakan atau tidak.
6. AC tidak dingin

Foto Ilustrasi (Istimewa)
Ciri-ciri radiator mobil rusak yang terakhir adalah AC tidak dingin. Tak sedikit yang mengira bahwa AC tidak dingin diakibatkan cuaca luar panas atau freon yang habis. Namun, fenomena ini ternyata memungkikan terjadi akibat radiator yang bermasalah.
Saat menemukan perangkat pendingin mesin itu mengalami masalah, salah satu efeknya adalah bisa mengurangi kinerja AC. Oleh sebab itu, Anda perlu teliti dan memahami kondisi mobil dan mendeteksi gejala awal kerusakan pada radiator mobil supaya tidak merusak ke bagian yang lain.***














