Connect with us

Otomotif

Simak 5 Cara Merawat Aki Basah Mobil agar Awet dan Tahan Lama

Diterbitkan

pada

cara merawat aki basah mobil

Ilustrasi aki basah (Foto: CarSpiritPK)

FAKTUAL-INDONESIA: Baterai atau aki merupakan salah satu peranti penting pada mobil. Saat ini, aki kering memang lebih populer digunakan ketimbang aki basah. Namun, beberapa pemilik mobil masih menggunakan aki basah. Supaya tahan lama, penting untuk mengetahui cara merawat aki basah mobil secara benar.

Aki pada kendaraan roda empat memiliki peranan penting. Pasalnya, tanpa adanya aki mobil tidak dapat menyala. Penggunaan aki basah memang lebih sedikit dibandingkan aki kering. Tetapi, cukup sering ditemukan pemilik masih mengandalkan aki basah karena dipercaya lebih awet jika dirawat dengan benar.

Dibalik anggapan tersebut dan harganya yang lebih mudah, jenis aki satu ini memerlukan perawatan ekstra dan perlu diperhatikan. Jika luput dari perhatian, justru dapat menimbulkan masalah. Mulai dari aki soak hingga memicu ledakan. Lantas, bagaimana cara merawat aki basah mobil yang benar?

Baca juga: 6 Ciri-Ciri Radiator Mobil Rusak, Kenali Sebelum Terjadi Overheat

Berikut beberapa cara merawat aki basah mobil yang telah faktualid.com rangkum dari berbagai sumber.

1. Lakukan perawatan rutin

cara merawat aki basah mobil

Foto Ilustrasi (Istimewa)

Cara merawat aki basah mobil yang pertama yaitu melakukan perawatan. Periska bagian aki apakah terdapat retakan pada bagian bodi aki, karat di bagian terminal, dan pastikan semua kabel yang tidak ada yang mengelupas.

Ketika terdapat karat, bersihkan dengan segera. Pasalnya, karat bisa menyebabkan beban tahanan lebih besar. Akibatnya, tegangan aki perlahan akan berkurang. Berikan proteksi pada terminal aki menggunakan penutup dari karet.

Advertisement

2. Periksa air aki secara rutin

Ketika Anda membeli sebuah mobil, tak jarang masih memakai aki basah. Pada aki basah terdapat acuan ketinggian air yang ditentukan. Periska secara rutin ketinggannya. Jika air aki berkurang, Anda bisa menambahkannya sendiri di rumah tanpa perlu ke bengkel.

Cairan ini berfungsi untuk menghantarkan arus listrik. Ketika levelnya berkurang akan berdampak pada arus listrik yang dihasilkan. Jadi, pastikan ketinggiannya sesuai ukuran yang tertera pada bodi aki.

3. Bersihkan kerak putih di kepala aki

cara merawat aki basah mobil

Foto Ilustrasi (Istimewa)

Seiring penggunaan mobil, akan muncul kerak putih di area sekitar kepala aki. Kerak ini muncul karena oksidasi pada cairan aki basah yang mengandung asam sulfat (H2SO4). Kerak putih ini kerap dterlihat di terminal kepala aki plus (+).

Baca juga: 5 Cara Membersihkan Kerak Oli Mobil, Tak Perlu Ke Bengkel

Sebagai cara merawat aki basah mobil, bersihkan dengan segera kerak putih yang muncul. Caranya mudah, lepas dan turunkan aki dari mobil. Lalu, siramkan air panas pada kepala aki. Anda bisa memberi sedikit gemuk setelah dibersihkan guna menghindari karat pada kepala aki dan terminal.

4. Usahakan menyalakan mobil setiap hari

cara merawat aki basah mobil

Foto Ilustrasi (Istimewa)

Cara merawat aki basah mobil berikutnya yaitu usahakan untuk menghidupkan mobil secara rutin. Langkah ini bisa membuat listrik pada aki menjadi terisi oleh alternator daya listrik aki senantiasa dalam keadaan prima dan stabil.

Jika hari libur atau mobil tidak digunakan, nyalakan mobil setidaknya 10 menit dalam jangka waktu sekitar 2-3 kali dalam satu pekan. Alhasil, kondisi aki akan selalu prima dan performanya tetap optimal.

5. Pastikan sebelum mematikan mobil, semua peranti elektronik dalam keadaan mati

Salah satu cara merawat aki basah mobil adalah dengan mematikan semua peranti elektronik sebelum mobil dimatikan. Hidupkan mesin terlebih dahulu sebelum menggunakan peranti elektronik di dalam mobil seperti audio dan lampu. Lalu, matikan sebelum kunci kontak dalam keadaan off.

Advertisement

Hal itu dimaksudkan agar saat kembali menghidupkan mobil, arus listrik dari aki terfokus pada starter mesin saja. Lampu kabin yang terus menyalakan saat ditinggalkan dapat membuat aki menjadi tekor dan soak sehingga mobil tidak bisa dinyalakan

Maka dari itu, pastikan untuk menerapkan cara merawat aki basah mobil ini supaya performa aki tetap terjaga. Semakin sedikit aki terbebani, kemungkinan besar semakin awet pula kondisinya.

Itulah beberap cara merawat aki basah mobil. Selain hal diatas, lakukan isi ulang daya aki secara berkala untuk memastikan daya yang disimpan dalam keadaan aman. Dengan menerapkannya, diharapkan aki memiliki umur yang lebih lama dibanding tidak dirawat.***

Baca juga: Berikut 5 Cara Klaim Asuransi Mobil, Praktis dan Tidak Sulit

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement