Connect with us

Otomotif

MotoGM Punya Daya Tarik Tersendiri dengan Balutan Konvoi Peserta Oleh Presiden

Avatar

Diterbitkan

pada

FAKTUAL-INDONESIA: Beginilah cara bangsa Indonesia memanjakan tamunya. Jarang-jarang seorang presiden begitu antusias menyambut para peserta MotoGP dimanapun ajang tersebut digelar.

Namun Presiden Joko Widodo punya cara tersendiri menghormati tamunya dengan menggelar acara sendiri dengan mengundangnya ke Istana Kepresidenan.

Langkah ini diambil tentu untuk menarik perhatian dunia bahwa di Indonesia sekarang sedang digelar lomba balap motor paling akbar di dunia, MotoGP. Para peserta ini kemudian diajak konvoi di jalan Thamrin – Sudirman yang menyedot perhatian masyarakat Indonesia.

Terkait dengan itu, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menilai pelaksanaan MotoGP berdampak positif bagi country branding sehingga dapat menjadikan Indonesia makin dikenal penduduk dunia.

Advertisement

“Kehadiran MotoGP juga bisa memberikan country branding yang luar biasa bagi Indonesia, antara lain melalui TV eksposure di 207 negara dengan 31.525 jam siaran, yang disaksikan hampir dua miliar penonton dunia,” kata Bambang Soesatyo (Bamsoet) dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (16/3/2022).

Bamsoet mengatakan hal itu usai mendampingi Presiden RI Joko Widodo melepas konvoi Energy to Speed Up Parade di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu.

Ketua PP Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat ini mengatakan bahwa MotoGP memanfaatkan 9.454 perwakilan media internasional dan sekitar 3.000 media cetak dari berbagai negara pencinta MotoGP. Hal itu menjadikan Indonesia makin dikenal oleh penduduk dunia.

“Energy to Speed Up Parade menjadi sejarah karena selama penyelenggaraan MotoGP, baru kali ini para pembalap MotoGP mengikuti parade terbesar yang diselenggarakan oleh tuan rumah, dengan turut mengikutsertakan komunitas motor,” ujarnya.

Indonesia setelah terakhir kali menjadi tuan rumah MotoGP pada tahun 1996 dan 1997 di Sirkuit Internasional Sentul, kata dia, akhirnya penantian panjang selama 25 tahun, Indonesia bisa kembali menjadi tuan rumah MotoGP bisa terwujud.

Advertisement

Menurut dia, kehadiran para pembalap MotoGP dan Dorna Sports di Istana Merdeka sekaligus juga untuk makin menguatkan ikatan kerja sama karena 2022 adalah tahun pertama dari 10 tahun kerja sama menjadikan Indonesia sebagai tuan rumah MotoGP.

“Antusiasme masyarakat menyaksikan Energy to Speed Up Parade sekaligus telah terjual habisnya 60.000 tiket nonton MotoGP menjadi penanda betapa masyarakat Indonesia sudah sangat merindukan hadir kembalinya MotoGP setelah absen selama lebih kurang 25 tahun dari Indonesia,” katanya.

Bamsoet menegaskan bahwa penyelenggaraan MotoGP di Sirkuit Mandalika juga menjadi penanda bahwa Indonesia tidak kalah hebat dari berbagai negara dunia lainnya. ***

Advertisement
Lanjutkan Membaca