Lifestyle
8 Tips Merawat dan Mencuci Sajadah, Jadi Awet dan Wangi!

Ilustrasi sajadah (Foto: Istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Bagi umat Islam, sajadah merupakan benda yang cukup krusial. Pasalnya, benda ini digunakan saat melaksanakan sholat agar terjaga dari kotoran. Sajadah yang bersih tentu bisa membuat ibadah lebih khusyuk. Maka dari itu, penting untuk mengetahui tips merawat dan mencuci sajadah dengan baik.
Terdapat bermacam jenus bahan sajadah, mulai dari polyester hingga kain bludru. Saat mencuci sajadah, tak jarang dilakukan dengan asal-asalan sehingga sangat berpotensi merusak bagian-bagian sajadah terutama pada bagian rajutan. Jika ini terus dilakukan, tentu akan merugikan.
Mencuci sajadah bisa dilakukan sendiri di rumah. Ketika sajadah bersih dan wangi, maka bisa menambah ketenangan menjalan ibadah. Oleh sebab itu sajadah harus senantiasa dijaga kebersihannya dengan dicuci. Lantas, apa saja tips merawat dan mencuci sajadah secara tepat?
Baca juga: 6 Cara Membersihkan Spring Bed agar Terhindar dari Kuman, Mudah Kok!
Berikut ini sejumlah tips merawat dan mencuci sajadah yang dibagikan oleh PT Anugrah Esa Mulia.
Tips merawat dan mencuci sajadah

Ilustrasi sajadah (Foto: Istimewa)
- Tidak disarankan menggunakan mesin pencuci atau pengering. Sebaiknya cuci secara manual agar sajadah jadi lebih awet.
- Sajadah dicuci terpisah dengan pakaian yang lain, terlebih bila sajadah terbuat dari bahan beludru dan berwarna cerah. Pasalnya, bahan tersebut rawan luntur saat terkena air.
- Pastikan saat mencuci sajadah menggunakan temperatur air biasa.
- Apabila sajadah terdapat noda membandel, bersihkan dengan cairan pembersih noda dan sikat yang memiliki tekstur berbulu lembut.
- Gunakan deterjen bubuk. Umumnya digunakan dengan cara dioles sedikit lalu digosok perlahan. Lalu, setelah noda mulai hilang, baru bisa melanjutkan dengan proses pencucian dengan air dan sedikit deterjen.
- Langkah selanjutnya, bilas sajadah dan hangan diperas terlalu keras menggunakan tangan. Tidak disarankan menggunakan mesin pengering karena proses mengeringkan karena bisa menyebabkan serat sajadah menjadi rusak.
- Setelah selesai, jemur sajadah dengan cara dibentangkan dan digantung pada tempat yang sirkulasi udaranya bagus. Biarkan sajadah terkena hembusan angin.
- Untuk menjemur sajadah sangat tidak dianjurkan dijemur di bawah terik matahari langsung, sebab sinar matahari akan berdampak pada bahan sajadah menjadi mudah lapuk.
Itulah beberapa tips merawat dan mencuci sajadah. Jika sebelumnya mencuci sajadah dengan cara yang salah, terapkan tips diatas mulai sekarang supaya sajadah awet dan ibadah menjadi lancar.***














