Griya
Sensasi Tinggal di Rumah Transparan, Tak Takut Diintip?

Rumah transparan di Jepang.(ist)
FAKTUAL-INDONESIA : Seorang arsitek terkenal di Jepang membuat rumah transparan, beberapa waktu lalu. Rumah yang dikenal sebagai rumah NA ini, menghadirkan suasana rumah yang terbuka dengan banyak kaca di sisi-sisi rumah. Bisa diintip?
Rumah ini tampak transparan. Segala bentuk kegiatan di dalam rumah transparan ini bisa terlihat dari jalan raya atau terlihat oleh pejalan kaki. Namun rumah ini tak perlu banyak penerangan karena cahaya otomatis masuk ke dalam dinding-dinding kaca rumah.
Rumah transparan ini, seperti dikutip Housingestate, memiliki luas 84,9 meter persegi dan dibangun karena terinspirasi oleh nenek moyang manusia purba yang sebagian besar menghuni pohon. Sehingga rumah ini memiliki desain seperti rumah pohon.
Desain tersebut membuat penghuninya satu sama lain saling terhubung. Di rumah ini, penghuni bisa mendengar suara seseorang dari seberang ke atas, melompat ke ‘cabang’ atau ke ruang lain lalu bisa berdiskusi langsung dengan anggota lain yang berada di cabang lain yang terpisah.
Terdapat tiga lantai hunian dan ruang tamu vertikal menarik dengan 21 pelat bangunan atau salah satu elemen struktur yang mampu menahan beban di mana beban akan disalurkan ke struktur rangka vertikal seperti kolom.
Ukuran pelat lantai berkisar antara 1,9 meter persegi sampai dengan 7,5 meter persegi yang dihubungkan satu sama lain oleh beberapa tangga. Keseluruhan pelat terletak di ketinggian yang beragam, sehingga memungkinkan penghuni rumah untuk berada di bagian rumah manapun selayaknya tinggal di batang pohon.
Pelat lantai yang sedemikian rumah memungkinkan menciptakan berbagai fungsi, termasuk menciptakan ruang santai, ruang untuk kerja yang fungsional dan inovatif serta menyediakan beberapa pengaturan tempat duduk.
Rumah transparan itu juga memiliki rangka baja tipis dengan lantai kayu birch berwarna putih yang indah. Menurut Fujimoto, bagian paling menarik dari rumah yang terispirasi dari pohon ini adalah tempat-tempat yang tidak terisolasi tetapi tetap terhubung satu sama lain.
Karenanya rumah transparan Jepang ini juga diberi label unity of separation and coherence atau kesatuan pemisahan dan koherensi yang berfungsi sebagai satu kamar atau kumpulan beberapa kamar dengan desain cerdas dan menarik.
Sementara ventilasinya diposisikan secara unik untuk meningkatkan sirkulasi udara dan memastikan untuk menjadi satu-satunya sumber pendinginan pada saat musim panas.
Namun demikian, beberapa pelat lantai memiliki pemanas di lantai untuk musim dingin yang nyaman dan nyaman.
Lebih lanjut, Fujimoto mengakui bahwa struktur berbasis rangka baja putih tidak memiliki kemiripan nyata dengan pohon mana pun, namun ia menyoroti bahwa kehidupan yang dijalani di ruang ini adalah adaptasi kontemporer dari kekayaan yang pernah dialami oleh nenek moyang saat mereka menghuni pohon.
Karena didesain modern, ruang tamu dibuat vertikal dan estetis. Desainnya meniru konsep pohon, sehingga ruangan dibikin bertingkat atau berundak-undak seperti cabang-cabang pohon. Rumah ini juga dilengkapi dengan tempat tidur susun dan bertingkat tiga.
Tapi jangan khawatir, di setiap ruang selalu tersedia tirau yang juga telah dipasang untuk mengaktifkan partisi, sehingga ketika penghuni rumah sedang membutuhkan privasi, tinggal menggunakan partisi itu.
Kamar mandi utama terletak pada lantai paling atas. Sedangkan, toilet untuk buang air ada di sisi belakang yang berhadapan dengan tembok luar rumah. Sehingga aman.***














