Connect with us

Gadget

Apa Itu eSIM dan Bedanya Dengan Kartu SIM Biasa?

Diterbitkan

pada

esim

Foto Ilustrasi (Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Beberapa tahun lalu sejumlah ponsel diketahui bisa menggunakan eSIM. Mungkin hanya sedikit yang mengetahui tentang kartu SIM elektronik tersebut, Lantas, apa itu eSIM?

Menukil MakeTechEasier, eSIM atau Embedded Subscriber Identity Module merupakan SIM digital yang memungkinkan Anda mengaktifkan paket seluler dari operator tanpa harus menggunakan nano-SIM fisik.

Dengan kemampuan yang dimilikinya, SIM digital ini tampaknya akan sangat berguna dalam industri yang saat ini mulai berkembang, dan dianggap sebagai teknologi masa depan setelah katu SIM yang sudah berjalan selama 27 tahun.

Dilansir dari goodnewsfromindonesia.id, teknologi eSIM secara umum mulai diperkenalkan ke publik pada tahun 2017 dalam acara Mobile World Congress (MWC) 2017 di Seminar Program GSMA (Global System for Mobile Communications Association).

Selain itu, jenis kartu SIM ini juga memiliki dukungan telco-netral, yang akan memudahkan penggunanya mengganti status eSIM dari pasca-bayar ke pra-bayar, begitupun sebaliknya.

Advertisement

Sementara secara fisik, karena SIM digital ini tertanam dalam motherboard ponsel, maka akan memungkinkan desain ponsel masa depan akan menjadi lebih tipis, karena-boleh jadi–pabrikan akan menghilangkan slot kartu SIM.

Keuntungan menggunakan eSIM

Kehadiran kartu SIM non fisik ini tentu memiliki banyak kelebihan. Salah satunya yang paling sederhana adalah Anda tidak perlu ada lagi bongkar-pasang kartu SIM.

Hal ini memungkinkan pengguna untuk memiliki dua nomor meski hanya hanya tersedia satu slot. Keuntungan ini memudahkan pengguna untuk membedakan kontak pribadi dan bisnis.

Baca juga: Telkomsel Sudah Persiapkan Migrasi 3G ke 4G/LTE Tidak Ganggu Pengguna Kartu Seluler

Bepergian ke luar negeri juga semakin nyaman, mengingat eSIM dapat memudahkan penggunanya untuk menambah nomor di negara lain saat liburan atau perjalanan bisnis tanpa harus kehilangan nomor negara asal (nomor lokal).

Melansir kompas, eSIM dipercaya akan menjadi standar baru kartu SIM di masa depan. Artinya, suatu saat tidak menutup kemungkinan janis kartu SIM satu ini akan menjadi standar utama untuk semua ponsel.

Advertisement

Ponsel yang mendukung

esim

Foto Ilustrasi (Istimewa)

Hingga saat ini, memang baru smartphone dari Apple yang sudah secara jelas mendukung teknologi satu ini. Ponsel yang mendukung kartu SIM non-fisik ini diantaranya

  • Phone XR
  • iPhone XS
  • iPhone XS Max
  • iPhone 11
  • iPhone 11 Pro
  • iPhone 11 Pro Max
  • iPhone SE 2020
  • iPhone 12 mini
  • iPhone 12
  • iPhone Pro
  • iPhone 12 Pro Max
  • iPhone 13 mini
  • iPhone 13
  • iPhone 13 Pro
  • iPhone Pro Max
  • iPhone SE 2022.

Tak hanya ponsel dari brand Apple, embedded sim card juga sudah digunakan pada perangkat yang mendukung Andoird e-SIM ini adalah Samsung Galaxy S20 Series, Galaxy Fold, dan Galaxy Flip.

Bagaimana cara menggunakan Dual SIM di Ponsel iPhone?

Sebagaimana dilansir dari support.apple.com, dengan iOS 13 dan versi lebih baru, kedua nomor telepon dapat melakukan dan menerima panggilan suara dan panggilan FaceTime serta mengirim dan menerima pesan menggunakan iMessage, SMS, dan MMS.2 iPhone dapat menggunakan satu jaringan data seluler dalam satu waktu.

Baca juga: Telkomsel Gelar 16 Menara BTS 5G Jangkau Kawasan MotoGP Mandalika 2022

Cara menggunakannya sebagai berikut;

  • Gunakan satu nomor untuk bisnis dan nomor lain untuk panggilan pribadi.
  • Tambahkan paket data lokal saat Anda bepergian ke luar negeri atau wilayah Anda.
  • Gunakan paket suara dan data terpisah.

Provider eSIM pertama di Indonesia

esim

Foto Ilustrasi (Istimewa)

Meski di sejumlah negara sudah banyak provider yang mendukung teknologi ini. Namun, di Indonesia hanya provider Smartfren yang sangat mendukung dan sudah menyediakan kartu SIM nonfisik ini.

Teknologi tersebut didukung oleh koneksi yang lebih stabil, mengingat eSIM Smartfren didukungan jaringan 4G LTE yang dapat diakses kapanpun, dimanapun.

Untuk paket perdananya, pelanggan akan mendapatkan kuota 90GB setahun penuh dengan hanya membayar Rp180 ribu. Namun, bagi yang ingin migrasi dari kartu SIM fisik ke eSIM, bisa menghubungi pihak operator atau mendatangi galeri Smartfren terdekat. Smartfren menjanjikan, prosesnya tak sampai memakan waktu lama.***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement