Home Lifestyle Sediakan Masker Yang Aman Untuk Anak Usia 2 Tahun Ke Atas

Sediakan Masker Yang Aman Untuk Anak Usia 2 Tahun Ke Atas

oleh Dwipraya

Foto ilustrasi: Freepik

Faktual.Id – Banyak masker kesehatan dijual di masyarakat saat pandemi Covid-19 ini. Namun mungkin kita kesulitan mendapatkan masker untuk anak kecil, atau tepatnya untuk anak berusia di atas 2 tahun saat berada pada kondisi yang memang diperlukan.

Kalau ada dijual masker untuk anak berusia di atas 2 tahun, mungkin kita meragukan kualitasnya untuk melindungi kesehatan anak. Belum lagi kalau bicara soal kenyamanan saat dipakai.

Mengingat pandemi Covid-19 belum bisa dipastikan kapan berakhir, mungkin produk dari Momami bisa dijadikan alternatif jika Anda ingin mendapatkan masker untuk anak berusia di atas 2 tahun.

Merek rangkaian produk untuk anak, Momami menghadirkan masker sekali pakai untuk anak berusia di atas 2 tahun.

Layaknya masker untuk orang dewasa, masker ini menggunakan 4-ply (lapis) lapisan pelindung, 99 persen filtrasi mikroparikel, dan bagian kawat di atas hidung yang mudah disesuaikan.

Masker untuk anak ini diklaim aman dipakai, karena menggunakan bahan polos tanpa gambar sehingga tidak ada residu yang akan terhirup oleh anak. Satu box masker anak sekali pakai berisi 30 lembar.

“Orang tua adalah orang terbaik untuk mengajarkan dan memberitahu anak terkait kesehatan, keamanan, dan kebersihan. Apalagi di masa pandemi seperti ini, orang tua harus mencontohkan menjalankan protokol kesehatan dengan terus menggunakan masker ketika bepergian atau berinteraksi. Momami menjawab kebutuhan anak dengan menghadirkan masker sekali pakai yang memang dirancang khusus untuk anak,” kata Vice President Momami, Lina Paulina di Jakarta Rabu (26/5/2021).

Di masa pandemi seperti saat ini, masker menjadi hal yang esensial karena mampu menangkal virus ataupun bakteri yang akan masuk ke mulut ataupun hidung seseorang.

Penggunaan masker disarankan untuk anak yang berusia 6 tahun ke atas terutama bila mereka sedang berada di luar rumah.

Anak usia 2 – 5 tahun disarankan untuk tidak menggunakan masker dengan pertimbangan keamanan dan keselamatan, namun sudah dapat diajarkan untuk menggunakan masker. Orang tua perlu mendampingi anak ketika menggunakan masker.

Selain masker, Momami yang pertama kali diluncurkan oleh Kanmo Group pada tahun 2019 juga menyediakan berbagai produk lain untuk anak seperti tissue basah, baby and kids body care seperti sabun, shampoo, pelembap dan krim, hingga perlengkapan lainnya seperti alcohol-free sanitizer, face shield, dan kacamata blueray.

Kemudian, sebagai bentuk lain kepedulian Momami pada anak, selama bulan Mei 2021, setiap pembelajaan 1 box masker akan disumbangkan sebanyak 5 lembar untuk Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI).

Ukuran Harus Benar

Penggunaan masker dalam kehidupan sehari-hari di tengah pandemi Covid-19 memang bukan cuma untuk orang dewasa, tapi juga untuk anak-anak.

Dokter spesialis anak Noor Anggrainy menuturkan bahwa  Ikatan Dokter Anak Indonesia merekomendasikan masker dipakai oleh anak di atas usia dua tahun.

“Kalau anak itu lebih dari 2 tahun, direkomendasikan penggunaan masker dan face shield,” kata dia seperti dilansir AntaraNews beberapa waktu lalu.

Mengingat kondisi krisis masker, masker kain juga diperbolehkan untuk dipakai selama terdiri dari tiga lapis. Masker kain bisa dipakai oleh anak-anak dengan kondisi imunokompeten, daya tahan tubuh baik.

Buah hati yang tidak memiliki penyakit kronis, tidak menderita kanker atau menjalani pengobatan dengan kemoterapi diperbolehkan memakai masker kain.

“Ukuran maskernya juga harus benar. Hidung, mulut dan dagu harus tertutup,” jelas dia.

Sementara itu, anak yang punya sistem kekebalan tubuh lemah (immunocompromised) direkomendasikan untuk melindungi diri dengan memakai masker bedah.

Setelah memakai masker, anak juga direkomendasikan menambah perlindungan dengan pelindung wajah (face shield). Dia mengingatkan, penggunaan pelindung wajah juga harus benar agar fungsinya bisa berjalan.

“Sama seperti masker, harus menutupi sampai dagu. Kadang ada beberapa face shield yang hanya tertutup sampai mulut. Face shield yang benar itu harus sampai di bawah dagu.”

Alternatif perlindungan untuk anak usia di bawah dua tahun adalah pelindung wajah, atau pelindung yang dipasang pada kereta dorong.

“Tapi harus dengan syarat pengawasan ketat oleh orang tua atau pengasuh selama penggunaan shield atau penutup tersebut,” jelas dia.

Cara membiasakan anak

Ada rasa ketidaknyamanan saat memakai masker dan orangtua ditantang untuk mengajari buah hatinya untuk disiplin menggunakan masker.

Menurut dokter yang akrab disapa Anggra, kunci pengajaran terletak pada contoh dari orang dewasa yang berada serumah dengan anak. Orangtua harus menggunakan masker secara benar saat ke luar rumah, atau di dalam rumah saat berada dalam kondisi sakit.

“Kuncinya itu orang dewasa yang satu atap harus mencontohkan menggunakan masker terutama beritahu mereka tentang kondisi sekarang.”

Jelaskan kepada anak bahwa sekarang terjadi pandemi virus Corona yang penyebarannya lewat percikan dari batuk serta bersin. Berdasarkan beberapa penelitian, bahkan percikan dapat bertahan di benda-benda yang terkena, lalu menempel ketika disentuh dan akhirnya jadi menular.

Dia mengingatkan, pada prinsipnya anak tidak direkomendasikan untuk keluar rumah kecuali ada kebutuhan yang mendesak seperti imunisasi, berobat atau kontrol rutin yang wajib.

Selain itu, dianjurkan menerapkan pola hidup dengan protokol kesehatan 3M selain memakai masker yakni rajin mencuci tangan dan menjaga jarak. ***

Tinggalkan Komentar